Polman – Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar bersama Dandim 1402 Polman, Kapolres Polman, Wakil Ketua DPRD dan elemen terkait melakukan inspeksi langsung terkait kenaikan harga bahan pokok, terutama beras di sejumlah toko dan pedagang kaki lima di Pasar Sentral Pekkabata, Selasa, 21 Februari 2023.
Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar mengatakan, operasi pasar yang dilakukan di Pasar Sentral Pekkabata karena naiknya harga beras, padahal Kabupaten Polewali Mandar merupakan daerah lumbung pangan di Sulawesi Barat.
“Jadi hari ini kita turun ke pasar bersama Dandim, Kapolres, Wakil Ketua DPRD, Bulog sesuai perintah Presiden saat Rakornas di Centul, Jakarta bahwa semua pimpinan daerah harus rajin ke pasar supaya tau persoalan yang terjadi di pasar, hari ini kita turun untuk melakukan monitoring mengenai dengan adanya gejolak kenaikan harga beras, padahal Polewali Mandar merupakan Lumbung Pangan, kok berasnya harganya naik,” kata AIM.
Lebih lanjut Bupati AIM menjelaskan, terkait kenaikan harga beras yang melambung naik, ini disebabkan karena adanya pembeli gabah dari luar Kabupaten Polewali Mandar yang menawarkan harga tinggi kepada para petani. Olehnya itu Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar akan melakukan pertemuan bersama unsur terkait agar dapat menstabilkan harga beras di Kabupaten Polewali Mandar.
“Ternyata banyak pedagang-pedagang yang dari luar datang membeli gabah di Polewali Mandar dengan harga yang tinggi, sehingga pabrik pengusaha beras kita mengeluh dengan tingginya harga gabah, jadi setelah kita operasi pasar, maka akan melakukan pertemuan bersama unsur Forkopimda untuk mengambil suatu keputusan apakah boleh kita melarang gabah Polewali Mandar keluar daerah Polewali Mandar, sehingga menstabilkan harga gabah di Polewali Mandar, karena di Polewali Mandar merupakan lumbung pangan, ternyata usut punya usut kita ke lapangan harga gabah melambung tinggi diakibatkan oleh pembeli-pembeli dari luar, jadi kita akan melakukan pertemuan apakah kita sepakat atau bisa untuk sementara kita tidak membiarkan dulu pembeli gabah dari luar Kabupaten Polewali Mandar untuk bisa menstabilkan harga di Polewali Mandar,” jelas AIM. (*)
Laporan : Bas













