Dosen Unsulbar Gelar Program Desa Binaan sistem agroudewisata Untuk Bekali Kelompok Tani Desa Batulaya Kecamatan Tinambung Polewali Mandar

Sulbar, Majene –  Kegiatan Program Farming for the Future: “Agroeduwisata-Based Community Assistance as a Model for Sustainable Agriculture” Selasa(18/7/2023)di Kantor Desa Batulaya, Sulawesi Barat.

Dalam Pelaksanaan kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian terhadap masyarakat yang di Danai oleh hibah Direktor Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM)
Kementerian Pendidikan kebudayaan,riset dan teknologi Tahun anggaran 2023. Dengan
program Desa Binaan(PDB).

Ketua pelaksana Program Desa Binaan(PDB) Ariandi S.pd..M.si Dalam sambutannya Menyampaikan, adanya kegiatan program seperti ini kami berharap untuk membangun sistem agroudewisata untuk dapat membekali kelompok petani di desa sehingga dapat keterampilan yang di butuhkan”. Ungkap ketua PBD

“Selain itu untuk dapat meningkatkan praktik pertanian yang ada di desa Tersebut, Termasuk aquaponik yang berkelanjutan, untuk budidaya BSF dan hidroponik.Dengan penerapan praktik berkelanjutan seperti rotasi tanaman, Tumpan sari,pengelolaan hama Terpadu,
dapat meningkatkan kesehatan tanah, Mengurangi pengunaan bahan kimia,dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap variabilitas iklim.”tuturnya

Kata,Dia mengembangkan program wisata berbasis masyarakat yang menyoroti praktik dan produk pertanian desa,dapat membantu pendapatan petani,dan promosikan desa sebagai tujuan berkelanjutan,dan memberikan pendapatan baru di desa serta meningkatkan kesadaran petani,Dan Meningkatkan akses ke pasar melalui pembentukan pasar lokal atau pengembangan rantai nilai menghubungkan petani dan pembeli serta promosikan konsumsi produk lokal. Ujarnya

Meningkat kan perang Karan taruna perempuan dan pemuda dalam bertani serta dukungan partisipasi mereka untuk bertani dalam mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan pemuda, adapun proses pembelajaran akan di berikan untuk latihan pada masyarakat seperti, mengelola sampah organic rumah tangga desa batulaya menggunakan Black soldier fly(BSF)serangga yang bisa mengubah sampah organik menjadi pupuk organik tinggi.

Proses pembuatan pupuk organik dari budidaya BSF melibatkan berapa tahapan antara lain memberi makan larva BSF dengan sampah organik memanen larva yang sudah dewasa dan di kelola jadi pupuk,

Membangun sistem hidroponik perpaduan budidaya ikan dan sayuran yang saling terhubung dan memberikan manfaat satu sama lain, apa lagi ikan yang dibudidaya langsung pada pengelolanya , sementara itu,sayuran mendapatkan Nutrisi dari kotoran ikan dan sisa pakan yang sudah terurai sehingga bermanfaat untuk sintesis protein Tanaman,ikan akan
Dapat pakan dari olahan ulat manggot BSF. ketiga sistem ini saling mendukung dan berkelanjutan,

sehingga pemerintah desa batulaya kecamatan tinambung Polewali mandar.berkomitmen agar dapat terlaksana dengan menyediakan rumah budidaya black soldier fly(BSF) di kantor desa lama dan luas 8×10 meter, kemudian untuk lahan sistem hidroponik dan akuaponik disediakan lahan dipekarangan kantor Desa Batulaya dengan luas 8×20 meter dan 6×10 meter persegi,”pungkasnya

Program Desa Binaan (PBD) Dihadiri pemateri

1. Dr. Andi Masniawati, S.Si., M.Si, (Dosen Prodi Biologi FMIPA Univ. Hasanuddin)
2. Suyono, S.P., M.Si. (Dosen Prodi Agroekoteknologi FAPERTAHUT Univ. Sulawesi Barat)
3. Andi Baso Manguntungi, S.Si., M.Si. (Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP Univ. Sulawesi Barat)
4. Muhammad Edi Kurniawan, S.AP. (Pelaksana Budidaya Lalat Tentara Hitam/Black Soldier Fly (BSF) dan Hidroponik Desa Batulaya)

Dihadiri Oleh Sekretaris Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar beserta jajarannya Kepala Bumdes Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar beserta jajarannya
Mitra dalam program PDB:

1. Ketua dan Anggota Kelompok Karang Taruna Desa Batulaya
2. Ketua dan Anggota Kelompok Tani Bulu Sirua Desa Batulaya
3. Ketua dan Anggota Kelompok Dasawisma PKK Desa Batulaya
Dosen Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidik

Penulis : Syahril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *