POLMAN, FAKTADELIK.COM – Desa Ongko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar telah menjadi saksi dari dedikasi dan kerja keras Satuan Tugas (Satgas) TMMD dari Kodim 1402/Polman dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 selama sebulan penuh. Pada malam perpisahan yang penuh haru, kedua belah pihak merasakan betapa berartinya kebersamaan dan kerja sama yang telah terjalin.
Sebagai desa yang terletak di dataran tinggi dan menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, Desa Ongko melihat harapan akan perubahan yang lebih baik dengan adanya program TMMD ke-116 yang diinisiasi oleh Kodim 1402/Polman.
Selama satu bulan terakhir, Satgas TMMD ke-116 bekerja tanpa lelah untuk membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas masyarakat. Mereka membangun jalan dan jembatan yang menghubungkan desa-desa di sekitar wilayah tersebut, memperbaiki sarana air bersih, serta membantu dalam pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan. Selain itu, Satgas juga memberikan pelatihan keterampilan kepada warga setempat, memupuk semangat gotong royong, dan meningkatkan rasa persatuan di antara mereka.
Namun, saatnya tiba untuk berpisah antara Satgas TMMD ke-116 dan warga Desa Ongko. Suasana haru dan sukacita meliputi momen perpisahan antara anggota Satgas dan warga desa. Selama sebulan penuh, mereka telah menjalin ikatan emosional yang kuat, saling membantu, dan membangun hubungan persaudaraan yang erat.
Acara perpisahan di depan kantor Desa Ongko pada Senin Malam (5/6/2023) dihadiri oleh ratusan warga Desa Ongko, yang membawa berbagai makanan khas untuk disantap bersama anggota Satgas TMMD dan warga.
Kepala Desa Ongko, Sahariah, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih yang tidak terhingga kepada anggota TNI dan Polri yang telah bekerja tanpa kenal lelah selama satu bulan penuh membangun Desa Ongko. Ia menyampaikan bahwa sebelum kehadiran Satgas TMMD, ia merasa sungkan karena aparat TNI dan Polri akan membangun fasilitas di desanya. Namun, setelah mereka hadir, mereka terbukti sangat ramah dan bisa berbaur dengan warga seperti keluarga. Ia juga meminta maaf jika selama kehadiran mereka ada yang tidak berkenan di hati, dan mengajak mereka untuk kembali berkunjung ke Desa Ongko jika ada kesempatan, karena warga akan merindukan mereka.
Kapten Inf Subarkah, Komandan SSK TMMD, juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Ongko Yang telah menerima dengan baik kehadiran anggota Satgas TMMD di Desa Ongko. Ia mengungkapkan kekagumannya atas keramaian acara perpisahan tersebut, yang menandakan kebersamaan dan persatuan yang baik di antara warga Desa Ongko.
Kapten Subarkah memberikan pesan kepada seluruh warga agar memelihara apa yang telah dikerjakan oleh Satgas TMMD dengan baik, sehingga fasilitas yang telah dibangun dapat bertahan lama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar tetap menjaga komunikasi dengan anggota Satgas, baik dari TNI maupun Polri. Warga Desa Ongko dianggap sebagai orang tua asuh anggota Satgas TMMD, dan itu adalah ikatan yang tetap terjalin meskipun program TMMD telah selesai. Kapten Subarkah mengharapkan agar komunikasi tersebut terus berlanjut.
Amran, salah seorang warga Desa Ongko, juga memberikan apresiasi atas kehadiran TMMD di desanya. Ia menyebut bahwa kehadiran TMMD sangat membantu masyarakat Ongko dalam membangun berbagai fasilitas, terutama jembatan dan jalan. Ia mengungkapkan bahwa jembatan yang dibangun oleh Satgas TMMD adalah impian warga Desa Ongko selama ini, Jembatan pertama yang dibangun sejak adanya Desa Ongko, Jembatan tersebut menghubungkan dusun Limboro dengan ibu kota Desa di dusun Beru-beru. Sebelumnya, ketika air sungai meluap, warga kesulitan untuk menyeberang, bahkan anak-anak sekolah terpaksa libur. Dengan adanya jembatan tersebut, aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik.
Amran mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD karena kehadiran mereka yang tidak kenal lelah dan tidak perduli dengan kotoran demi menyelesaikan proyek fisik. Ia merasa terbantu oleh kehadiran TMMD dalam membangun Desa Ongko, dan mengakui bahwa dedikasi dan kerja keras mereka patut diapresiasi.
Momen perpisahan antara Satgas TMMD ke-116 dan warga Desa Ongko merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI-Rakyat, kerja sama yang kuat dan ikatan emosional yang terjalin antara keduanya. Melalui program TMMD, harapan masyarakat Desa Ongko untuk perubahan yang lebih baik semakin nyata. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong yang terbangun, Desa Ongko diharapkan dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(Laporan Bas)













