POLMAN, FAKTADELIK.COM– Jamboree Perawat dengan tema “Mengokohkan Persatuan, Membangun Kebersamaan” yang diselenggarakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan di area Sport Center, Kelurahan Madatte, Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, 24-25 Juni 2023.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Andi Masri Masdar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, yang mewakili Bupati Polewali Mandar. Dalam sambutannya, Andi Masri Masdar berharap agar para perawat terus saling mendukung dan menjalin kekompakan serta kebersamaan, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Beliau juga menekankan peran penting perawat dalam menurunkan angka stunting di Sulawesi Barat.
“Kami harapkan, saya dalam hal ini sebagai wakil perwakilan dari atau mewakili Bupati Polewali Mandar, harapan-harapan beliau dengan kegiatan ini ya tadi sudah dibacakan dalam sambutan beliau dan kami juga berharap kekompakan perawat-perawat di Sulawesi Barat ini tetap kompak menjalin persamaan dan melakukan persatuan dan semoga perawat-perawat di Polewali Mandar ini punya kontribusi besar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan masyarakat kepada Polewali Mandar dan juga mengambil peran penting dalam menurunkan stunting di Sulawesi Barat.”
Di tempat yang sama, Harman, Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Barat, menyatakan bahwa kegiatan Jamboree diikuti oleh 1300 orang dari seluruh institusi kesehatan di Sulawesi Barat. Harman berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan jalinan keakraban dan silaturahmi antara para perawat, serta melalui Jamboree ini para perawat dapat berkonsolidasi bersama dalam menekan angka stunting di Sulawesi Barat.
“Kami dari panitia pelaksana, kegiatan ini saya harapkan untuk menjalin silaturahim kembali menjalankan kekeraban, kemudian diharapkan bahwa terkait isu stunting yang hari ini kita berada di posisi teratas kami berharap dengan adanya jambore ini bisa berkonsolidasi bersama teman-teman.”
Lebih lanjut, Harman menyampaikan bahwa jumlah peserta yang ikut dalam acara ini mencapai 1300 orang yang berasal dari 6 DPD dan seluruh institusi kesehatan di Sulawesi Barat. Acara Jambore direncanakan akan ditutup pada sore hari besok (Minggu). Selama kegiatan ini, ada tiga kegiatan ilmiah yang dilombakan, seperti lomba gawat darurat, manajemen dan perawatan luka, serta lomba-lomba seperti badminton, lari karung, dan lainnya untuk menambah semarak acara Jambore.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Hj. Andi Depu Polewali Mandar, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Polewali Mandar, serta para peserta Jamboree. Kehadiran mereka memberikan dukungan dan semangat kepada para perawat dalam menjalankan tugas mereka dengan baik dan berperan aktif dalam menangani isu kesehatan, terutama penurunan angka stunting di Sulawesi Barat.
Jamboree Perawat Ke-2 Tahun 2023 ini menjadi wadah bagi para perawat di Sulawesi Barat untuk saling berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memperkuat persatuan serta kebersamaan mereka. Diharapkan, melalui kegiatan ini, perawat-perawat dapat lebih terpadu dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkontribusi signifikan dalam menekan angka stunting di daerah tersebut.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, instansi kesehatan, dan peserta yang antusias, Jamboree Perawat Kedua Tahun 2023 di Sulawesi Barat sukses menjadi ajang yang mempererat hubungan antarperawat, membangun kebersamaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat.(BS)














