KNPI Raja Ampat Bergejolak, Pemuda : Raja Ampat Bukan Tanah Kosong

Faktadelik.com, Raja Ampat PBD – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Raja Ampat kembali bergejolak. Untuk menyikapi informasi yang berkembang sejauh ini sejumlah pemuda Raja Ampat yang terhimpun dalam beberapa OKP di Waisai gelar diskusi dengan tema “Raja Ampat Bukan Tanah Kosong”, pada Rabu 25 Oktober 2023.

Diskusi yang bertempat di sekretariat Garda Muda Betkaf (GMB) tersebut dilakukan dalam rangka menghadapi tahapan Rapim ataupun Musda, yang bertujuan untuk menghidupkan atau menghadirkan kembali KNPI di Kabupaten Raja Ampat.

Frans Mambrasar, A.Md,.ST, kepada media ini mengatakan, kami atas nama pemuda di Raja Ampat, berhubung dengan dinamika KNPI dari pusat sampai di daerah yang sedang terjadi, kami sangat mengharapkan kehadiran KNP menjadi wadah yang mempersatukan dan juga bagaimana bisa menghubungkan kita sebagai sesama pemuda.

“Setelah komunikasi dan diskusi dengan beberapa OKP disini, saya atas nama pemuda Raja Ampat di Raja Ampat , tetapi juga hari ini saya dipercayakan teman-teman pemuda lebih khusus pemuda Betkaf yang notabenenya ada di Raja Ampat juga untuk menyampaikan beberapa pikiran terkait pandangan-pandangan pemuda di Raja Ampat terhadap kehadiran KNP”, Terang Frans.

“Sekali lagi saya mau sampaikan bahwa KNPI Raja Ampat ini menjadi bagian yang harus diambil juga oleh pemuda di Raja Ampat yang mungkin beberapa waktu lalu ada pergerakan-pergerakan terkait KNPI di provinsi maupun di mana saja”. Sambungnya

Lanjut kata Frans, dirinya dan teman-teman pemuda berharap tidak ada persoalan-persoalan yang menyeret kehadiran KNPI untuk kepentingan pemuda di Raja Ampat, agar supaya tidak menimbulkan dinamika-dinamika yang sama seperti Pusat Provinsi dan juga kabupaten kota yang lain.

“Kami minta Raja Ampat ini hanya satu. Oleh karena itu teman-teman yang akan bergeming ke dunia itu, kami minta dengan hormat supaya segera masuk Raja Ampat untuk kita koordinasi. Koordinasi itu tak lain adalah bagaimana kepentingan Pemuda Raja Ampat supaya KNPI di Raja Ampat itu menjadi satu tempat berkumpul Pemuda.jangan ada kelompok si A, kelompok si B, nah ini buat kita semakin jauh dari sasaran KNPI”. Imbunnya

Oleh sebabnya, Pemuda Raja Ampat berharap teman-teman yang saat ini dipercayakan di provinsi ataupun yang ada di pusat, yang mungkin saat ini sedang melakukan pergerakan-pergerakan menyangkut kepentingan Pemuda Raja Ampat maka ada Pemudanya di Waisai sehingga perlu dan penting membangun komunikasi dengan pemuda di Raja Ampat.

“Raja Ampat tidak kosong pemuda, sehingga bicara menyangkut KNPI semua pemuda di Raja Ampat punya hak untuk bicara, jadi kami merindukan KNPI dan kami tidak merindukan KNPI hadir di sini dengan dualisme, tigalisme dan juga seterusnya”, cetus frans

Harapan kami, kata Frans, Raja Ampat harus satu poros. Sehingga di provinsi mungkin ada Dualisme, atau mungkin di pusat juga demikian, namun Raja Ampat hari ini menjadi menjadi fokus.

“Pergerakan ini sudah tidak ada orang lain, hari ini adalah pemuda dan kita sudah tidak ada Pemuda lain lagi. Kita sudah yang hari ini generasinya tinggal bagaimana bisa membuktikan kepada tua-tua leluhur di Raja Ampat bahwa kalaupun di waktu lalu mereka tidak bersatu maka pemuda yang ada saat ini menyatakan diri bahwa kami bersatu”.

“Oleh karena itu di tempat ini setelah kami diskusi dengan beberapa OKP, kami komitmen untuk Raja Ampat Harus satu poros yang artinya, satu ketua atau satu Pimpinan KNPI. Entah dia siapapun dirinya yang jelas harus satu, itu harapan itu harapan kita bersama”, Tutup Frans. (Endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *