Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Berita  

LMND Menggelar Aksi Demonstrasi di Depan Kejati Sulbar Tuntut Menuntaskan Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Majene

Faktadelik.com, Mamuju – Sejumlah mahasiswa tergabung dalam liga mahasiswa nasional untuk demokrasi (LMND) menggelar aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (10/4/2025).

untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene tahun 2023 dan 2024 dan Dugaan korupsi dana Perusda Majene 2024.

Para demonstrasi ini diterima langsung oleh kasi Penkum Kejati Sulbar Andi Asben Awaluddin dan didampingi Kasi prtokel dan kasi A Bidang intelijen

Kordinator lapang Rijal mengatakan Dalam Operasi, kami mendesak Kejati Sulbar agar segera memanggil Bupati Majene Andi Syukri untuk diperiksa atas kasus dugaan korupsi APBD Majene tahun 2023 dan 2024 dan kasus penyalahgunaan dana Perusda.

“Saya meminta kejati Sulbar untuk memanggil Bupati Majene andi Syukri agar segera diperiksa atas Kasus Dugaan Korupsi APBD Majene dan Kasus penyalahgunaan dana Perusda”, Kata Rijal

Lanjut Rijal, Mengapa Bupati Majene harus diperiksa karena, dia merupakan orang pertama yang berkuasa dalam penggunaan APBD Majene.

“Artinya Bupati Majene adalah kuasa pengguna anggaran, oleh karenanya korupsi bermiliaran-miliaran terjadi di kabupaten Majene”, Pangkasnya.

Adapun tuntutan yang dilayangkan kepada Kajati Sulbar:

1 Mendesak Kejati Sulbar agar segera menentukan dugaan korupsi penyalahgunaan APBD Kab. Majene tahun 2023-2024 dan korupsi dana Perusda kab. Majene tahun 2024.

2 mengusut tuntas kasus ini secara independen, transparan, profesional dan tidak tebang pilih.

3 Mendesak Kejati agar segera memeriksa Bupati Majene dalam dugaan korupsi penyalahgunaan APBD Majene 2023-2024 dan korupsi dan Perusda Majene 2024.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Kasi Penkum Kejati, Asben mengatakan penangan kasus tersebut masih berjalan, sehingga ia berharap kepada massa aksi agar tetap menunggu hasil pemeriksaan tim

“Apa menjadi tuntutan teman-teman hari kami akan sampaikan ke tim, kalau memang ada keterlibatan Sekda dan Bupati maka tim dipastikan akan memanggil,” kata Asben.(*)