Malaysia Banjir, Johor Evakuasi 5.500 Pengungsi, Sabah 6.500

JOHOR – Lebih dari 5.500 dan hampir 6.500 pengungsi banjir harus meninggalkan rumah mereka masing-masing di Johor dan Sabah di tengah musim hujan timur laut yang membawa hujan lebat terus menerus ke beberapa negara bagian Malaysia.

Hingga Kamis (26/1) pukul 12 malam, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (NADMA) Malaysia mencatat 5.528 korban banjir di Johor dan 6.331 korban banjir di Sabah.

Ini meningkat dari 3.937 korban banjir di Johor yang tercatat 24 jam sebelumnya.

Bernama melaporkan bahwa 55 pusat bantuan telah dibuka di Johor pada pukul 8 pagi hari Kamis untuk menampung para pengungsi banjir. Segamat adalah distrik yang paling terkena dampak di Johor, diikuti oleh Kluang dan Mersing, menurut komite penanggulangan bencana negara pada hari Rabu.

Sementara itu, Sabah telah menampung lebih dari 6.000 pengungsi banjir baru hanya dalam sehari.

Menurut Bernama, 26 pusat bantuan banjir dibuka pada pukul 8 pagi pada hari Kamis. Kabupaten yang mencatat lonjakan pengungsi mendadak pada Rabu antara lain Kota Marudu, Kudat dan Paitan.

Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) memperingatkan pada hari Rabu bahwa curah hujan diperkirakan akan berlangsung di beberapa bagian negara, termasuk negara bagian Kalimantan, hingga Senin depan.

Bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, yang merupakan ketua Komite Manajemen Bencana Pusat, menyerukan langkah-langkah jangka panjang segera untuk menyelesaikan masalah banjir di negara tersebut, termasuk proyek mitigasi banjir holistik.

Laporan : NOOR SURIATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *