Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

Mandek dan Tak Kunjung Selesai Dibangun, Pemuda Desa Tambangan Angkat Bicara Pertanyakan Anggaran Pembangunan Pasar Kalimporo di Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba

Faktadelik.Com-Mendorong keberlanjutan pembangunan pasar Kalimporo, pasar sebagaimana diketahui sebagai arus pertemuan aktivitas ekonomi masyarakat. Laju tumbuhnya suatu daerah banyak bertumpu disana, dengan adanya geliat ekonomi, menjadi penyokong upaya meningkatkan daya jual beli yang diharapakan berefek pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai upaya peningkatan fasilitas publik, pasar Kalimporo yang terletak di kecamatan Kajang, kabupaten Bulukumba setelah dirombak per tahun anggaran 2021 oleh Dinas Perdagangan, sampai saat ini mengalami kemandekan.

Pasar tak kunjung selesai dalam tahap pembangunannya, yang mengakibatkan pelaku pasar khususnya pedagang harus direlokasi sampai dua kali mengalami perpindahan tempat, yang terakhir ada di dekat lapangan Kalimporo dengan menyewa tanah warga.

Apalagi pasar Kalimporo yang tergolong sudah cukup lama berdiri, memang sangat butuh perubahan. Letak pasar yang sangat strategis tinggal dikelola atau ditata dengan baik, misalnya dengan pengadaan lahan parkir entah lewat penyewaan lahan atau pembelian.

Meningkatkan fasiltas pasar akan berdampak pada kenyamanan pengunjung pasar dan sangat memungkinkan pula peningkatan aktivitas ekonomi

Melihat mandeknya bangunan pasar yang harusnya selesai pertahun 2022 sesuai tahun proyek dan penganggarannya, membuat banyak masyarakat banyak menyoroti hal tersebut. Karena sampai hari ini belum ada tanda-tanda pembanguanan akan dilanjutkan.

Salah satunya pemuda asal desa Tambangan Impi Puto Sambu, salah satu aktivis dan selaku ketua umum Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) yang juga warga desa tambangan angkat bicara mengenai mandeknya pembangunan pasar tersebut.

“dikemanakan anggaran tersebut, padahal kalau dipikir sudah jelas biayanya, kalau memang kurang harusnya jangan dulu dilakukan pembongkaran atau relokasi sampai kejelasan biaya pembangunan. Keterangan ini yang kita butuhkan,” ujarnya dengan nada bertanya

Menurutnya, hal tersebut jelas menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat karena tempat yang kurang strategis membuat omset khususnya kalangan pedagang menurun.

“Sebagaimana tempat relokasinya yang sangat berdekatan dengan salah satu lokasi Sekolah Dasar disana, hal ini dikeluhkan oleh masayarakat karena diaggap mengganggu aktivitas pembelajaran,” bebernya

sudah dua tahun bangunan tersebut mengkrak, tanpa ada kejelasan yang pasti kapan pembangunan tersebut dilanjutkan

“Pemerintah jangan mengabaikan pembangunan pasar yang mangkrak ini, sangat merugikan masyarakat. Bahwa penganggaranya kemarin katanya macet karena covid 19 sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu pihak terkait, rasanya sulit menerima alasan tersebut,” Ujarnya

Lanjutnya, kami berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini bupati Bulukumba harus segera munking meninjau lansung lokasi pembangunan pasar Kalimporo yang mandek tersebut, Tutup Impi sapaan akrabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *