Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

Mendikdasmen: Sinergi Sekolah Negeri dan Swasta Kunci Pendidikan Berkualitas di Indonesia

Faktadelik.com, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan nasional tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta merupakan kunci dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, sesuai amanat konstitusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Mu’ti saat meresmikan Kampus III Mumtaza Islamic School di Tangerang Selatan, Banten, Senin (16/6/2025). Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas kontribusi Mumtaza sebagai lembaga pendidikan swasta yang aktif dalam mencetak generasi unggul.

“Kami berterima kasih atas kontribusi Mumtaza dalam penyelenggaraan pendidikan bermutu. Ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Mu’ti.

Menteri Mu’ti juga menyoroti pentingnya menghapus dikotomi antara sekolah negeri dan swasta. Menurutnya, keduanya adalah bagian dari sistem pendidikan nasional yang saling melengkapi.

“Sejak sebelum kemerdekaan, banyak sekolah diinisiasi oleh masyarakat. Ini tradisi yang harus kita rawat. Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus bersinergi untuk menyukseskan pendidikan yang adil dan bermutu,” jelasnya.

Dalam konteks itu, ia menyatakan dukungan penuh terhadap peran orang tua yang memilih pendidikan swasta, yang secara hukum dijamin oleh konstitusi.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel telah menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan, termasuk melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan swasta.

“Kami telah mengalokasikan 26 persen anggaran daerah untuk pendidikan. Bahkan sejak 2022, 5.000 murid kami biayai untuk bersekolah di 95 SMP swasta. Ini bentuk komitmen kami untuk menjangkau seluruh anak tanpa terkecuali,” kata Benyamin.

Ia juga menyebutkan target makro pendidikan Kota Tangsel saat ini sudah mencapai rata-rata lama sekolah 11,8 tahun, dan menargetkan harapan lama sekolah 14,6 tahun pada akhir tahun.

Ketua Yayasan Nawa Dinamika Sejahtera, Mundzier Suparta, dalam sambutannya menegaskan bahwa Mumtaza Islamic School berdiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas.

“Dengan lebih dari 900 murid dari jenjang RA hingga SMP, kami terus berkomitmen mendukung misi pemerintah dalam mendidik generasi Indonesia yang unggul, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar Mundzier.

Gedung Kampus III yang baru diresmikan akan difokuskan untuk kegiatan belajar-mengajar jenjang SMP, dengan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran modern dan nilai-nilai keislaman yang kuat.

Dengan peresmian Kampus III Mumtaza Islamic School, acara ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan swasta. Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan ekosistem pendidikan inklusif, berkualitas, dan merata di seluruh Indonesia.

“Semoga Mumtaza menjadi sekolah yang terus tumbuh, memiliki reputasi tinggi, dan menjadi pusat pembentukan generasi Indonesia yang hebat,” tutupnya.