Faktadelik.Com, Makassar – H.Haruna MA,MBA Anggota DPR RI Komisi IX FPKB
Melakukan kegiatan pada hari Sabru Tanggal 15 september 2022 bersama Mitra Kerja BKKBN Komunikasi Informasi dan Edukasi Program Percepatan Penurunan Stunting jl bonto Duri III Tamalate Kota Makassar.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BKKBN Propinsi Sulawesi ibu Hj andi rita mariani Mpd.
Dalam sambutannya Bapak H.Haruna mendorong percepatan penanganan stunting di daerah berjalan dengan baik. Dalam kegiatan ini menghimbau kepada BKKBN Propinsi serius dalam mendukung program pemerintah agar dimasa akan datang Makasssar bebas dari angka stunting.
BKKBN diharapkan mampu melakukan kegiatan diantaranya adalah turun langsung kelapangan dalam melihat kasus kasus yang terjadi dimasyarakat.diharapkan peran yang lebih dan Fokus oleh BKKBN dalam menajalankan program pemerintah.
Sementara itu, Kepala perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan Rita Mariani MPD mengatakan, angka stunting di tanah air masih tinggi yaitu diangka 27%. Sementara presiden Joko Widodo memerintahkan BKKBN sebagai lembaga yang ditugasi mengurus kependudukan dan Keluarga Berencana, diminta untuk menekan angka stunting di tanah air di angka 14%.
“Ini pesan presiden yang mesti kita capai tahun depan, yaitu 14%. Caranya ya salah satunya seperti ini, gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya stunting ini. Sebab ini menyangkut generasi penerus dan masa depan bangsa.
Menurut Bapak kabag kepegawaian BKKBN Propinsi Pak Patrick mewakili Rita Mariani MPD , stunting dapat dicegah sejak dini dengan menjaga asupan gizi ibu hamil sejak usia kehamilan nol hingga seribu hari kehidupan.
Kegiatan ini di ikuti oleh banyak lapisan masyarakat.mulai dari remaja,pelajar, tokoh masyarakat,dan pemuda serata anggota perempuan PKB Kota makassar, tokoh agama ,pelaku UMKM.
kegiatan ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat agar dapat mennaikka taraf Kesehatan Masyarakat Kota makassar














