Majene, Faktadelik.Com – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)Di 43 desa yang dilaksanakan serentak 2023 di Kabupaten Majene dinyatakan tetap dilakukan penundaan.
Hal ini, dikatakan Bupati Majene Andi Achmad Syukri saat menemui massa aksi unjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majene di depan Rumah Jabatan Bupati Majene, Rabu (07/06/2023).
Dalam aksi demo yang digelar Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene
menolak surat pernyataan Bupati Majene untuk menunda pelaksanaan pilkades serentak 2023.
Ditengah para massa aksi Mahasiswa HMI Cabang Majene, Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele mengatakan, bahwa
sebelumnya telah sepakat untuk melaksanakan pilkades dengan syarat mengundang forum Badan Perwakilan Desa (BPD), namun terjadi aksi unjuk rasa dari forum BPD Majene dengan tuntutan agar menunda pelaksanaan pilkades serentak dari 43 desa di Majene.
Sementara, aksi unjuk rasa juga digelar Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Majene dengan tuntutan untuk tidak menunda pilkades.
“Dari aksi yang dinilai pro dan kontra ini, sehingga kita sepakat mengeluarkan suara pernyataan penundaan pilkades,” terang Andi Syukri.
Sebab lanjutnya, dari 43 Kepala Desa (Kades) yang ingin menyelenggarakan pilkades belum memasukkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) selama setahun sehingga tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pilkades serentak 2023.
“Tetap kami lakukan pencabutan setelah peraturan bupati di harmonisasi, pada prinsipnya kami dari Pemerintah Daerah Majene tetap menunda pelaksanaan pilkades dan akan digelar pada 2025 mendatang,” ungkapnya.
Senada, juga yang di sampaikan Pejabat Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Ia menjelaskan, para Kades harus melaporkan LPj untuk dilakukan pemeriksaan dan di audit dari pihak inspektorat Majene.
“Kepada anak-anakku semua, tugas utama kita adalah menjaga konduktivitas dan masalah ini tolong dipercayakan kepada Bupati untuk melaksanakan tugas pemerintahan daerah ini, karena peraturan kemendagri dan tahapan pilkades sudah jelas,” pungkasnya. (Syahril)













