Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Polda Jatim Amankan Tersangka Pembuat Konten Porno yang Meraup Keuntungan 6000 Dollar US

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik.com, Surabaya – Subdit V Siber pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana ITE terkait kesusilaan atau pornografi.

Dari hasil ungkap kasus tersebut Polisi menangkap terduga pelaku berinisial AAS (34) merupakan Warga Blimbing Kota Malang.

Hal itu disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol. Dirmanto saat konferensi Pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Kamis (6/6/24).

“Ada satu orang tersangka inisial saudara AAS (34) yang diduga kuat telah dengan sengaja membuat situs online Video Porno,”ujarnya.

Kabidhumas Polda Jatim mengatakan penangkapan pelaku berawal dari penyelidikan dan hasil pengembangan kasus yang menemukan website tersebut sebanyak 280 website yang bermuatan pornografi.

“Ada 26 ribu konten video asusila, dan 3.000 di antaranya adalah konten video pornografi atau asusila anak di bawah umur,”tuturnya..

Sementara itu Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol. Lutfie Sulistiawan tersangka AAS memiliki 280 website yang semuanya berisi konten porno yang dia buat sejak tahun 2020 lalu.

“Jadi dari hasil konten porno tersebut tersangka meraup keuntungan setiap bulannya, dari tahun 2020 sampai 2024 totalnya 96 juta rupiah,”ungkapnya.

Dirreskrimsus Polda Jatim juga mengatakan hasil pemeriksaan tersangka mengaku memiliki ide dari belajar otodidak secara mandiri.

“Tersangka mendapatkan video dan dilakukan editing posting lalu mengunggahnya melalui Link https bokep Sin Asia,” jelasnya.

Dirreskrimsus Polda Jatim menjelaskan dari iklan populer website milik tersangka tersebut, tersangka mendapatkan sekitar keuntungan 6000 US Dollar.

Di kesempatan yang sama, Kasubdit Siber, AKBP Charles P Tampubolon menambahkan bahwa pelaku membuat dan mengolah website yang menyiarkan,mentransmisikan, mendistribusikan dan membuat dapat diakses website yang bermuatan asusila atau pornografi anak untuk mendapatkan keuntungan.

“Kami masih menelusuri dari 26 ribu konten yang menjadi intelektualnya dan ada pula dari konten tersebut kami menemukan situs ato konten yang dibawa umur ada 2 ribu konten dari 26 konten,” jelas AKBP Charles P Tampubolon.

Atas perbuatannya, tersangka AAS saat ini ditahan di rumah tahanan Polda Jawa Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Tersangka terancam Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 29 juncto Pasal 4 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Ancaman paling lama 12 tahun penjara dan atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 miliar,” jelasnya.

(Humas Polda Jatim)

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
IMG-20240615-WA0073
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Mengultimatum Prajurit Yang Masih Bermain Judi Online
str
Pengurusan STR Named dan Nakes tidak Dipungut Biaya
IMG-20240615-WA0069
Eks Pemain PSM Makassar, Syamsuddin Batola dan Ardan Aras Menikmati Waktu Santai di Sandeq Rock Polewali
IMG-20240615-WA0067
Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sulbar Polres Polman Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-78
IMG-20240615-WA0066
Kapolres Mamuju Tengah Memimpin Penanaman 100 Bibit Pohon Sukun di Wilayah Rawan Tanah Longsor untuk Peringati HUT Bhayangkara ke-78
IMG-20240615-WA0065
Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Kapolresta Mamuju Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Secara Serentak Jajaran Polda Sulbar
IMG-20240615-WA0064
Satuan Lalu Lintas Polres Mamasa Laksanakan Patroli Jalan Kaki
IMG-20240615-WA0062
Personel Polsek Sumarorong Cepat Tanggap Monitoring Kejadian Bencana Alam Tanah Longsor di Messawa
IMG-20240615-WA0061
Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78 Polres Mamasa Laksanakan Penanaman Pohon Bersama
IMG-20240615-WA0038
DR. H Ferryandi : Sempena Milad Inhil ke 59,Membawa Warna Baru Bagi Masyarakat Inhil,"KEDEPAN PERLU STABILITAS HARGA KELAPA