Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Berikut Ungkap Kasus Polres Majene Selama 14 Hari Gelar Operasi Pekat

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik com.Sulbar Polres Majene – Menggelar Oparasi Kewilayahan selama 14 hari dengan sandi Pekat Marano 2022, Polres Majene berhasil mengungkap berbagai kasus yang menjadi target operasi seperti Jambret dan judi online.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Wakapolres Majene Kompol Ujang Saputra saat menggelar press release bersama para perwakilan media, Selasa (30/8/22) di Aula Mapolres.

Ada beberapa kasus kejahatan yang berhasil diungkap kata Wakapolres diantaranya jambret dan judi online.

Untuk kasus jambret ada 3 pelaku yang diamankan sementara kasus judi online ada 1 pelaku dan saat ini dalam penyelidikan lebih lanjut.

Dijelaskan lebih lanjut semua tersangka diamankan pihak kepolisian dari laporan dan informasi warga di lapangan. Intinya selama operasi seluruh tim terus sisir wilayah yang disinyalir terdapat indikasi gangguan kamtibmas.

Meskipun Operasi sudah usai, sambung Wakapolees pihaknya menegaskan jajaran Polres Majene akan tetap terus melanjutkan operasi sebagai upaya untuk membasmi penyakit masyarakat di Kabupaten Majene.

Dikesempatan yang sama Kasat Reskrim Iptu Eru Reski menguraikan dari dua kasus yang berhasil diungkap ini ada 4 tersangka yang diamankan tiga diantaranya pelaku judi dengan identitas AS (26) warga Dusun Lombok Desa Galung Lombok Tinambung, MT (24) warga Dusun Pure II Desa Sinyonyoi Kalukku dan AL (29) warga Dusun Malolo Kalukku Barat (penada).

Ketiganya dijerat dengan pasal 363 Ayat 1 ke-4 Jo pasal 480 ayat 1 KUH. Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.

Sedangkan satu pelaku judi online dengan identitas JS (34) warga lingkungan teppo Majene. Dari pemeriksaan yang dilakukan diamankan barang bukti berupa uang tunai dengan pecahan 50.000 sebanyak dua lembar, 20.000 sebanyak satu lembar, 10.000 sebanyak lima lembar, 5.000 sebanyak 6 lembar dan 2.000 sebanyak 6 lembar.

Barang bakti lainnya yang ikut diamankan berupa ATM atas nama pelaku dan sebuah handphone. Atas perbuatannya JS dijerat dengan Pasal 45 Ayat 2 Jo Pasal 27 Ayat dua atas perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi informasi serta pasal 303 KHU.Pidana pidana penjara paling lama Enam tahun dan denda paling banyak 1 Miliar.

Humas Polres Majene

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
IMG-20240625-WA0138
Demi Keselamatan Pelaku Penganiayaan Dari Amukan Massa, Polsek Kalumpang Membawa Pelaku Melalui Jalur Sungai Tarailu Menuju Polresta Mamuju
IMG-20240625-WA0109
Danrem 142/Tatag Hadiri Pelaksanaan Grand Launching Aplikasi Pelayanan Perizinan Penyelenggaraan Event
IMG-20240625-WA0108
Asah Kemampuan Prajurit, Korem 142/Tatag laksanakan Latihan Menembak
1719281244-picsay
BSSN: Gangguan Pusat Data Nasional Disebabkan Serangan Siber "Ransomware"
1719281649-picsay
Apa Itu Brain Cipher Ransomware yang Serang Pusat Data Nasional?
261246
Polri Akan Usut Dugaan Pidana dalam Serangan Ransomware Terhadap Pusat Data Nasional
IMG-20240625-WA0107
Dugaan Mark-Up Proyek Pemeliharaan Berkala Longstorage BBWSPJ
IMG-20240625-WA0217
Kapolri Pimpin Pelepasan 315.718 Paket Sembako Sambut Hari Bhayangkara ke-78
WhatsApp Image 2024-06-25 at 14.33
Puncak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Polresta Mamuju Ikuti Kegiatan Baksos Dan Bansos Secara Serentak Seluruh Indonesia
WhatsApp Image 2024-06-25 at 14.31
Wujud Sinergitas, Kasrem 142/Tatag Hadiri Penutupan Turnamen Kapolda Cup dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78