Faktadelik.Com-Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) resmi melebarkan sayap perjuangan ke Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur.
Hal tersebut ditandai dengan adanya Surat Keputusan (SK) yang telah diterbitkan oleh ketua dan sekretaris jendral Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik, minggu (14/4/2024) siang.
Melalui Surat Keputusan KP-GRD bernomor 003/SK/KP-GRD/IV/2024 memandatkan Robertus Patut sebagai Ketua, Sardianus Juru selaku Sekertaris GRD Komite Kabupaten Manggarai.
Saat dijumpai di sekretariat, Ketua KP-GRD, Jimi Saputra mengaku sangat mengapresiasi kerja-kerja kolektif kawan-kawan pengurus sehingga terbentuknya GRD-KK Manggarai.
“Terbentuknya GRD-KK Manggarai menjadi spirit tambahan bagi kami. Harapan kami kawan-kawan GRD-KK Manggarai terbentuk di Bumi Flobamora untuk melakukan pencangkokan penyadaran kepada massa rakyat tertindas,” ungkap Jimi sapaan akrabnya.
“Tak lupa juga apresiasi kepada kawan-kawan juang GRD-KK Manggarai yang telah membuktikan kepeloporannya dalam membangkitkan semangat perlawanan massa rakyat tertindas,” tegasnya.
Sementara itu, Robertus Patut, selaku ketua GRD – KK Manggarai yang terpilih mengatakan bahwa berdirinya GRD- Komite Kabupaten Manggarai itu muncul atas inisiatif beberapa senior dan kawan-kawan juang yang melihat situasi dan kondisi daerah serta nasional khususnya Kabupaten Manggarai selalu ada kontradiksi pada kehidupan sosial masyarakat.
Kata Rober, Kabupaten Manggarai perlu ada gerakan massa rakyat untuk mengawal kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat. Itulah yang melandasi GRD – KK Manggarai dibentuk.
“Situasi dan kondisi sosial masyarakat di Kabupaten Manggarai itulah yang melandasi GRD hadir di Kabupaten Manggarai,” ujar Rober yang juga mantan ketua GRD Komite Sektor Yaspim.
Lebih lanjut, Roni Bumbun yang juga anggota Dewan Pembina KP-GRD, menyatakan bahwa perjuangan masyarakat tanpa kelas harus terus digaungkan karena penguasa hari ini berlaku semaunya saja bersekongkol dengan oligarki untuk menghisap keringat pekerja dan rakyat, mencekik para petani dengan melambungnya harga-harga sembako.
“Hal ini yang tentunya harus ada gerak massa rakyat untuk membendung kebijakan yang semena-mena itu. Bahkan yang terbaru 249 teman-teman Nakes dipecat tanpa memberikan solusi yang baik.,” ujarnya.
Lanjutnya “Itulah sebabnya GRD berkibar, GRD punya prinsip keberpihakan kepada Buruh, Tani, Nelayan dan kaum miskin perkotaan, GRD punya cita-cita untuk wujudkan massa rakyat tanpa Cllas, maka malam ini kawan-kawan bersepakat untuk mendeklarasikan itu, soal bagaimana langkah taktis kedepan, itulah yang kita kerjakan. GRD bercita-cita menjadi peta jalan baru menuju demokrasi sejati,” tutup Roni.
Diketahui, agenda Deklarasi GRD-KK Manggarai itu pada Sabtu, 13 April 2024, kawan-kawan GRD dari Tiga Kabupaten yang ada di Manggarai berkumpul di Kota Ruteng, di Warkop Mane dan menyatakan deklarasi. *(red)













