Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

Tingkatkan Kewirausahaan Desa, Dinas Koperindag Sulbar Gelar Pelatihan Aren di Alu Polman

FAKTDELIK.COM, POLMAN – Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat (Koperindag Sulbar) bersama Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Aren di Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar (Polman),Minggu, 28 Januari 2024.

Program KKN Tematik Kewirausahaan Desa melibatkan mahasiswa Unsulbar dan bekerja sama dengan Koperindag Sulbar. Muh. Aswad, Penyuluh Perindag Sulbar, menyampaikan tujuan pelatihan adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga Desa Alu dalam mengolah aren menjadi produk ekonomis seperti gula semut, gula cair, dan kolang-kaling.

Aswad berharap pelatihan ini memotivasi masyarakat Desa Alu untuk diversifikasi produk aren, tidak hanya terbatas pada gula batu.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Alu dapat memanfaatkan potensi aren yang ada di desa, bukan hanya membuat gula batu seperti sekarang, tapi juga gula semut dan gula cair dengan berbagai varian rasa, bahkan mengolah kolang-kaling,” ujar Aswad.

Kepala Desa Alu, Jelisman, dan sejumlah tokoh masyarakat serta pelaku industri gula aren turut hadir pada pembukaan pelatihan tersebut.

Pelatihan dipimpin oleh Praktisi Gula Aren Sulbar, Rusni Hasri, yang berbagi pengalaman selama lebih dari 20 tahun. Materi mencakup seluruh proses, mulai dari pemilihan bibit yang baik, waktu penyadapan, metode pembuatan gula, hingga pengemasan.

“Kami berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta pelatihan tentang cara mengolah aren menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Serta mengajarkan bagaimana cara membuat gula dengan berbagai varian rasa,” kata Rusni.

Rusni menegaskan pentingnya pemahaman akan aren. Orang yang mengerti aren tidak hanya tahu cara mengolahnya menjadi gula tetapi juga memahami manfaat pohon aren.

“Orang yang tahu aren itu tahu cara menyadap dan mengolah nira aren menjadi gula, tetapi tidak pernah menanam aren, sedangkan orang yang mengerti aren akan menanam aren karena manfaatnya yang banyak,” ujarnya. (Bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *