Berita  

Bahas RAPBD Raja Ampat TA.2024, AFU : Semoga Dinikamati Masyarakat Tanpa Diskriminatif

Faktadelik.com, Raja Ampat PBD – Rapat Paripurna Keempat Masa sidang Kedua Dalam Rangka Pembahasan Materi Raperda tentang RAPBD Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2024.(27/11/2023)

Hadir dalam pembukaan Rapat paripurna tersebut, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE didampingi Ketua DPRK R4, Abdul Wahab Warwei, Wakil Ketua 1 DPRK R4, Reynold M. Bula, SE, M.Si, Wakil Ketua 2 DPRK R4, Charles A. M Imbir, ST, M.Si dan Anggota DPRK antara lain : Ismail Saraka, Islawati Sabale, Yoris Rumbewas, Tidoris Jandi Kapisa, Hermeljna H. Sosir, Ibrahim Macap, Moh. Taufik Sarasa, ST, Fahmi Macap, SE, Zainudin, Yardin, H. Hamid Alhamid dan Drs. Marthinus Mambraku, M.Si.

Sedangkan dari Forkopimda di hadiri oleh, Wakapolres R4, Ahcmad Rumalean, SH, MH, Danposal serta perwakilan Dandim 1805 R4. Turut hadir Sekda R4, DR Yusuf Salim dan kepala-kepala OPD di lingkungan Pemda R4.

Bupati, Abdul Faris Umlati dalam sambutannya mengatakan, dalam menghadapi tantangan yang diperkirakan terjadi pada tahun berjalan, Panitia Anggaran Eksekutif Kabupaten Raja Ampat menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 yang merupakan rencana program dan kegiatan Kabupaten Raja Ampat, yang dimuat dalam bentuk Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Raja Ampat tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024.

“Belanja daerah merupakan perkiraan beban pengeluaran daerah yang dialokasikan secara adil dan merata agar relative dapat dinikmati oleh seluruh kelompok masyarakat tanpa diskriminatif, khususnya dala pemberian pelayanan” ungkapnya.

Adapun Belanja Daerah Kabupaten Raja Ampat pada APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 1.343.569.675.300 (1 trilyun 343 milyar 569 juta 675 ribu 300 rupiah) yang terdiri dari:
1. Belanja Operasi. Rp.729.352.508.293
2. Belanja Modal. Rp.116.477.966.120
3. Belanja Langsung Kegiatan. Rp.497.739.200.887

Olehnya, kata Afu, kebijakan yang akan ditempuh dan anggaran yang ingin dicapai untuk membiayai kegiatan-kegiatan akan dilaksanakan.

“Rancangan APBD ini berada pada besaran optimis, untuk itu saya mengajak kita bersama-sama melaksanakannya secara profesional agar apa yang diharapkan untuk mengangkat harkat dan masyarakat di daerah ini secara bertahap demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat”, Imbunnya. (Endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *