Faktadelik.com, Waisai Raja Ampat – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo gelar rapat koordinasi dengan sejumlah wartawan tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pertemuan yang digelar tersebut bertempat di Kafe Aska. (17)10/2023)
Tujuan pihaknya mengundang wartawan dalam rangka membahas beberapa hal tentang keterlibatan media dalam mendorong dan membangkitkan sekitar pariwisata di kabupaten raja ampat yang mana pasca pandemi Covid’19 beberapa tahun lalu melumpuhkan semua sektor secara global, salah satu sektor yang mengalam dampak serius adalah sektor pariwisata, seperti yang di hadapi raja ampat saat ini.
Dijelaskanya, semua daerah pariwisata termasuk Raja Ampat pasca pandemi Covid-19 membutuhkan terobosan baru guna meningkatkan kembali pariwisata melalui informasi-informasi terbaru.
Untuk itu, Kata Yusdi Lamatenggo Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya mengatakan melihat kondisi di Raja Ampat, Pj Gubernur Provinsi PBD berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk kembali menggelorakan pariwisata Raja Ampat. Sebab kata dia, Raja Ampat merupakan merupakan salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata tingkat nasional.
Lebih lanjut, Yusdi Lamatenggo menjelaskan Festival Pesona Bahari Raja Ampat juga menjadi perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI Bidang Produktivitas Nilai Tambah yang ditandai dengan kehadiran Staf Khusus Josua Puji Mulia Simanjuntak dan jajarannya untuk memberikan dorongan moril sehingga meningkatkan animo wisatawan datang ke Raja Ampat.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat itu mengatakan sedikitnya ada lima aspek penting dalam pengembangan pariwisata yaitu :
1. Pemerintah
2. Masyarakat
3. Dunia Usaha
4. Perguruan Tinggi
5. Media.
Dijelaskannya, empat aspek tersebut harus bersinergis untuk membangun pariwisata di Raja Ampat tentunya didukung oleh aspek ke lima yakni media sebagai pilar informasi. Tanpa dukungan media Pemerintah tidak bisa mengembangkan pariwisata di Raja Ampat. Sebab kata Yusdi, Media adalah Partner Terpenting Dalam Pengembangan Pariwisata di Provinsi Papua Barat Daya. (Endi)













