Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

Bupati Mamasa Audiens Dengan Forum Wartawan Mamasa

FAKTADELIK.COM, MAMASA – Forum Wartawan Mamasa ( FWM ) dimana Beberapa Wartawan yang tergabung yang hadir 18 orang dari 18 media online dan media cetak Mengadakan Audiens Dengan Bupati Mamasa Welem Sambolangi,SE,MM.

Pertemuan ini dihadiri oleh kadis Kominfo dan persadian Lukman dan kabid Dewi.

FWM diterima sudah diluar jam kerja tetapi karena Bupati Welem memberikan pelayanan prima maka bersedia mengadakan audens dengan wartawan walaupun sudah jam 17.30 WITA diruang kerjanya. Selasa 10 Juni 2025.

Dimana Media yang bergabung di Forum Wartawan Mamasa (FWM ) ada 25 media, media on line serta media cetak di kabupaten Mamasa.

Ketua Forum Wartawan Mamasa (FWM) Gerzon Montonglayuk menyampaikan unek uniknya tentang kehadiran media sebagai pilar demokrasi ke 4 setelah Exekutif, Legislatif dan Yudikstif, jadi wajar jika diberi pasilitas sebagai mitra pemerintah.ucapnya

Dalam pertemuan ini Bupati Mamasa Welem Sambolangi bahwa Wartawan sebagai mitra pemerintah harus berjalan bersama dengan baik agar Kabupaten Mamasa kedepan lebih maju.

Karena pendapat dari lembaga penilai mengatakan tingkat kepercayaan pada pemimpin Mamasa yang lalu tinggal 20 %, hal inilah yang akan kita perbaiki kedepan agar tingkat kepercayaan publik kembali membaik, mudah mudahan pemerintahan dibawah kepemimpinan kami menjadi stabil.

Kami tidak anti kritik, kami terima kritik dan saran yang membangun.Jadi para wartawan dan Lembaga Suadaya Masyarakat ( LSM ) silakan berikan saran dan kritik tetapi yang Fakta.

Lanjut Welem Sambolangi berharap media membuat berita yang berimbang sesuai realita yang ada, jangan hanya berita kontrol yang di muat, tetapi beritakan juga pembangunan dan promosi untuk Kabupaten Mamasa.

“Mamasa ini punya potensi pariwisata yang besar jadi supaya r Mamasa maju maka potensi ini perlu dipromosikan.”.tuturnya

Masih Welem Sambolangi mengatakan. Sekali lagi saya sampaikan jangan hanya kejelekan Mamasa yang ditonjolkan seperti yang ada di medsos, karena kalau hanya keburukan Mamasa yang ditonjolkan maka tidak akan ada wisatawan atau investor yang akan datang ke Mamasa karena merasa tidak stabil.

“Jadi inilah salah satu tugas wartawan untuk meluruskan situasi daerah kita ini yang sebenarnya bahwa masyarakat Mamasa itu peramah dan penyayang”.

Salah satu slogan kita yakni “Sitayuk Sipakasalle Sirande Maya Maya” artinya kurang lebih hormat menghormati dan tolong menolong dan menjaga kearifan.”Tutupnya.**