Faktadelik.Com,Sulbar Mamasa – Bupati Mamasa beserta stakholder terkait satgas tanggap bencana meninjau dan rapat terkait penanganan terjadinya pergerakan tanah di limbong lopi yang terjadi hari Selasa pada tanggal 08 November 2022 yang mengakibatkan 11 rumah mengalami kerusakan kelurahan Tawalian kecamatan Tawalian kabupaten Mamasa…
Adapun.Yang Hadir dalam Rapat Tersebut, Bora Tandipuang Kalak.BPBD Mamasa , Daud Tandi arruang Kadis PU,Lonni Kadis Sosial,Gusti kadis.Perumahan,Hery Kurniawan Kepala.badan Keuangan beserta para satgas bencana KabupatenMamasa.Selasa 15/11/2022

Data sementara nama pemilik dan rumah yang rusak yaitu :
.1. Nama : Titus Sulo
Jenis rumah : Semi permanen
Kerusakan : Rusak berat (bagian dinding samping dan dapur tanah turun 30 cm)
- Nama : Minanga
Jenis rumah : Permanen
Kerusakan : Rusak ringan (retak bagian samping rumah turun sekitar 20 cm) - Nama : Aris Debamba (Mengungsi)
Jenis rumah : Permanen
Kerusakan : Rusak Barat (Retak di seluruh dinding dan bagian dalam ambles sampai 30 cm) - Nama : Sarce
Jenis Rumah : Kayu
Kerusakan : Rusak ringan (retak bagian dapur) - Nama : Bongga Pailling
Jenus rumah : Rumah kayu
Kerusakan : Rusak berat (Rumah miring) - Nama : Mehlior
Jenis rumah : Kayu
Kondisi rumah : Rusak ringan (bagian dapur ambles) - Nama : Jenni Julita
Jenis rumah : Kayu
Kerusakan : Rusak ringan (bagian dapur ambeles) - Nama : Samuel (Sem)
Jenis rumah : Kayu
Kerusakan : Rusak ringan (amles bagian dapur) - Nama : Jefri yatno
Jenis rumah : Kayu
Kerusakan : Rusak ringan (bagian dapur ambles) - Nama : Daud
Jenis rumah : Permanen
Kerusakan : Rusak ringan (Retak bagian lantai dalam)
11 Gereja pantekosta llmbok lopi
Jenis gedung permanen
Kerusakan Rusak ringan ( retak teras dan ruangan)
12 .Rujab Wakil Bupati
Jenis: permanen
Kerusakan : halaman teras dan bangunan ( retak dan bergeser.)
Bupati Mamasa Dr.H.Ramlan Badawi.MH mengatakan Adapun Kronologi kejadian Selasa tanggal 8 November 2022 sekitar pukul 12.00 wita, terjadi hujan dengan intensitas tinggi sampai dengan pukul 17.00 wita terjadi tanah retak secara bertahap hingga mencapai 20 cm sampai dengan 30 cm di 10 rumah warga yang mengalami kerusakan,termasuk Gereja dan Rujab Wakil bupati mamasa .tuturnya

Adapun hasil Rapat tersebut Bupati memerintahkan agar yang paling utama di benahi grenase pembuangan air dan pipa.PDAM yang rusak dan penyampaian himbauan atau rencana relokasi sebagai upaya dalam menangani bencana tersebut sehingga dikhawatirkan jika terjadi bencana tanah longsor yang lebih besar lagi agar masyarakat sekitar diungsikan dan dibantu sembako dalam beberapa hari kedepan.tutupnya.
Editor – RS













