POLMAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar bersama Bunda PAUD hj. Jumriah Ibrahim mengadakan acara pembukaan gerakan transisi PAUD ke SD secara resmi di ruang pola Kantor Bupati pada Kamis, 22 Juni 2023.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, bersama Bunda PAUD, tenaga pendidik, dan pihak terkait lainnya. Gerakan transisi PAUD ke SD ini bertujuan untuk menyelaraskan pembelajaran dari PAUD ke SD, sehingga peserta didik PAUD tidak perlu mengalami penyesuaian yang terlalu banyak ketika pindah menjadi peserta didik SD. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa peserta didik SD yang tidak pernah mengikuti PAUD tetap dapat memenuhi hak mereka dalam mendapatkan pembinaan kemampuan fondasi.
M.Ilyas SPd.MM, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, mengungkapkan harapannya untuk melibatkan Bunda PAUD Kecamatan serta orang tua peserta didik dalam pengenalan masa transisi dari PAUD ke SD.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita telah berhasil meluncurkan sosialisasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Kegiatan peluncuran ini kami lakukan dengan harapan bahwa setelah peluncuran ini, sosialisasi yang menyenangkan ini akan dilakukan secara luas di setiap Kecamatan hingga ke desa-desa. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menghadirkan bunda-bunda PAUD Kecamatan yang kami harapkan nantinya akan melakukan sosialisasi tentang transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di kecamatan masing-masing,” kata M.Ilyas.
Lebih lanjut, M.Ilyas mengungkapkan, “Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini memiliki tiga poin yang harus kita utamakan. Pertama, tidak ada lagi tes membaca dan berhitung saat masuk SD. Kedua, anak-anak tidak lagi dipaksa untuk belajar membaca di TK, karena di TK tidak ada pelajaran membaca dan berhitung seperti di SD, tetapi di sana ditekankan pada pengalaman konsep. Ketiga, transisi PAUD ke SD ini juga mengharapkan adanya pengenalan lingkungan sekolah selama dua minggu pada awal pembelajaran, di mana siswa akan didampingi oleh orang tua mereka. Diharapkan guru-guru dapat melakukan modifikasi dan kreativitas dalam melibatkan orang tua dalam pengenalan lingkungan sekolah,” kata M.Ilyas.
Pembelajaran pada jenjang PAUD merupakan langkah awal bagi anak, yakni pengalaman belajar dan bermain sebelum memasuki dunia pendidikan formal. Pembelajaran anak usia dini merupakan kunci keberhasilan generasi muda di masa mendatang, karena periode ini merupakan masa emas dalam membentuk pola kecerdasan manusia masa depan.(BS)













