Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Berita  

Gelar Mediasi, Ketua GRD Morowali Dorong Pihak PLN Unit Layanan Bungku Segera Atasi Krisis Listrik di Morowali

Faktadelik.Com – Gerakan Revolusi Demokratik Komite Kabupaten Morowali (GRD KK-MOROWALI) gelar mediasi dengan Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan Bungku untuk membahas krisis listrik di kabupaten Morowali. Senin, 30/9/2024.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua GRD KK-Morowali, Amrin, menyampaikan keluhan masyarakat yang mengalami pemadaman bergilir hampir setiap hari.

Ia menegaskan bahwa masalah kelistrikan merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera diatasi, terutama karena banyak usaha yang bergantung pada pasokan listrik.

“Permasalahan listrik harus segera kita selesaikan, dan PLN perlu menghadirkan alternatif untuk mengatasi krisis ini,” ujar Amrin.

Menurutnya, permasalahan yang sedang dialami oleh pihak PLN ULP BUNGKU hari ini bukan saat tepat untuk tinggal diam menerima situasi yang ada, melainkan ini menjadi semangat baru pihak PLN dalam mendorong perbaikan sistem kelistrikan sampai pada tahap keadaan listrik yang baik untuk konsumen.

Untuk mengatasi hal ini, Ia berharap dan menegaskan pentingnya kolaborasi dari semua pihak, termasuk  pihak PLN dapat berkomuniaksi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi yang efektif.

” Kita akan kawal sama-sama perbaikan yang akan dilakukan pihak PLN ULP BUNGKU sehingga ahir bulan oktober ini kondisi listrik kita telah ada dalam keadaan normal ampai pada awal tahun 2025. Jika semua berjalan lancar maka morowali sudah tidak lagi mengalami krisis kelistrikan seperti sekarang dan ini adalah tugas kita semua,” tandas Amrin

Foto: Pengurus GRD-KK Morowali saat mediasi bersama pihak PLN Unit Layanan Pelanggan Bungku. Senin (30/9/2024).

 

Sementara itu, Kadir Ishak selaku Kepala PLN ULP Bungku, menjelaskan bahwa gangguan pasokan listrik disebabkan oleh cuaca ekstrem dan pemeliharaan mesin pembangkit. Ia memastikan bahwa PLN akan mengambil langkah cepat untuk menormalkan sistem kelistrikan.

“PLN ULP Bungku sedang mempercepat penormalan pembangkit. Saat ini, 16 unit mesin telah beroperasi dan dua lainnya sedang dalam proses perbaikan,” kata Kadir.

Sebagai solusi jangka pendek, PLN berencana mendatangkan mesin tambahan dengan kapasitas 3 Mega Watt (MW) dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah yang ada. Kadir juga menambahkan bahwa PLN akan meningkatkan pemantauan jaringan untuk mencegah gangguan akibat cuaca ekstrem.

Dengan upaya bersama ini, diharapkan kondisi kelistrikan di Morowali dapat kembali normal pada akhir Oktober 2024, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami krisis listrik.

*(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *