Faktadelik.Com- Gerakan Mahasiswa Bersatu (GMB) Sulawesi Selatan Menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kanwil Kemenkumham Senin, (30/10/2023)
Chaerul Loger, selalu jendral lapangan aksi saat berorasi menyampaikan bahwa, aksi tersebut merupakan bentuk usut tuntas dengan adanya kasus dua napi yang kabur di Lapas Kelas II A Kabupaten Bulukumba beberapa pekan lalu.
Kata Loger sapaan akrabnya, kaburnya dua orang napi tersebut diduga karena kelalaian dari petugas lapas beserta jajarannya. Ia minta Kalapas Kelas IIA Bulukumba segera dicopot dari jabatannya.
“Kami meminta Kalapas Kelas II A kabupaten Bulukumba segera dicopot atas kaburnya dua orang tahanan karena tidak mampu mengembankan amanah sebagai pucuk pimpinan disana” ucap Loger
Selain itu, kata Loger penggunaan sarung didalam lapas harus di evaluasi, karena diduga bahwa sarung adalah alat yang di gunakan oleh dua orang napi untuk kabur,”
“Kami meminta ini menjadi bahan evaluasi terkait penggunaan sarung didalam lapas yang diduga menjadi alat yang digunakan napi untuk kabur dari Lapas” tegas Loger
Tidak berselang lama saat massa aksi berusaha menutup jalan, akhirnya Jaya Saputra selaku Kepala Devisi Keimigrasian menemui aksi.
“Terima kasih aduannya, kami sudah bentuk tim yang turun di lokasi, selanjutnya informasi terkait hasil pemeriksaan kami akan kabari “ujar jaya
Setelah penyampaian itu, massa aksi membubarkan diri melanjutkan aksinya di jalan Sultan Alauddin.
(Azis)













