POLMAN – Musrenbang pada hari keempat di Kabupaten Polewali Mandar masih berlangsung dengan antusiasme partisipasi masyarakat dan stakeholder terkait di Kecamatan Polewali, Binuang, Matakali, dan Anreapi pada Kamis, 9 Maret 2023.
Beberapa isu yang dibahas meliputi permasalahan Stunting, anak putus sekolah, aspirasi infrastruktur, sarana dan prasarana sekolah dan pertanian serta sektor kesehatan, hingga jaringan internet desa dan BumDES, kemiskinan ekstrem di Polewali Mandar, serta kewaspadaan akan potensi bencana alam.
Hadir dalam acara ini adalah Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar, Wakil Bupati H. M. Natsir Rahmat, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar Amiruddin, Anggota Dewan, TNI-Polri, Camat, Kades dan Lurah, LSM, BNN, Forum Anak, dan Tim Delegasi Musrenbang Tahun 2023.
Marwan Ridwan, Ketua Forum Anak Kecamatan Polewali menyampaikan aspirasi terkait banyaknya permasalahan generasi muda di Kabupaten Polewali Mandar, terutama di Kecamatan Polewali, seperti kenakalan remaja, perkelahian, dan penyalahgunaan obat-obatan.
“Saya ingin memberitahukan di forum Musrenbang ini, saya sampaikan masalah kenakalan remaja banyak terjadi di Kecamatan Polewali, banyak sekali terjadi, banyak sekali sosialisasi yang datang di sekolah saya contohnya, di SMA 2 Polewali, adanya siswa yang kedapatan merokok dihukum, tapi tetap saja merokok. Yang kedua, perkelahian salah satu sering dilakukan sekarang ini, ketegasan yang perlu mendapat perhatian. Yang ketiga, masalah obat-obatan, salah satunya Komix menjangkiti generasi penerus bangsa, didapati di stadion, pernikahan dini banyak sekali kedapatan remaja, maka solusinya perlu sosialisasi tentang stunting dan apa itu pernikahan dini,” Ujar Marwan.
Menanggapi Hal Tersebut Camat Polewali Syafruddin Wahab Mengatakan, Pemerintah di Kecamatan Polewali telah memperhatikan hal ini dengan membentuk forum anak dan menyediakan ruang khusus di Kantor Kecamatan untuk anak-anak yang mengalami hal negatif.
“Di Kecamatan Polewali, kami memperhatikan terkait anak di wilayah ini, adanya ruang khusus di Kantor Kecamatan Polewali, anak yang kita dapatkan hal negatif,” kata Camat Polewali.
Selain itu, di Musrenbang Kecamatan Binuang Yang dihadiri Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar, usulan yang diajukan meliputi pembangunan sarana dan prasarana drainase untuk mengantisipasi banjir, Kantor Pemerintah Desa/Kelurahan, rehabilitasi irigasi pertanian, infrastruktur jalan, dan lainnya.
Di Musrenbang Kecamatan Matakali, usulan yang diajukan mencakup rehabilitasi jalan, pembangunan rehabilitasi irigasi tersier, infrastruktur sekolah, dan mesin traktor.
Sementara itu, di Musrenbang Kecamatan Anreapi, ada aspirasi terkait pengelolaan BumDES, jaringan internet, dan rehabilitasi gedung pertemuan kantor kecamatan.
Pada Musrenbang Kecamatan Anreapi, Amiruddin Wakil Ketua DPRD Polewali Mandar Mengatakan, Musrenbang adalah proses penyampaian usulan atau aspirasi dari masyarakat untuk menjadi pokok permasalahan yang diangkat pada tingkat bawah. Meskipun ada beberapa permasalahan yang masih belum terselesaikan, seperti sungai yang hampir putus di Kecamatan Anreapi yang mempengaruhi areal persawahan, DPRD dan hasil Musrenbang berupaya mencari solusinya melalui sinergi.
“Musrenbang tahun lalu dan tahun ini masih ada proses penyelasaian, salah satunya adalah sungai yang hampir putus berdampak pada areal persawahan, tahun ini masuk dalam perencanaan pembangunan bronjong, hal ini bagian sinergi pokok pikiran DPRD dan hasil Musrembang, hanya saja problemnya adalah setelah penetapan APBD, 28 Desember itu, terbit Peraturan Menteri Keuangan No. 212, jadi seluruh yang dikerjakan Tim Anggaran OPD dan Banggar Dewan, dilakukan perubahan,” ungkap Amiruddin.(*)
Laporan : Bas













