Faktadelik.Com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menyoroti progres dan perkembangan proyek pembangunan jembatan Salari di desa Lembangloe, kecamatan Biringbulu, kabupaten Gowa.
Diketahui bahwa proyek program PEN tersebut dianggarkan sebesar 2,9 Milyar (Rp. 2.960.000.000) pada tahun 2022. Namun hingga saat ini, jembatan yang diharapkan mampu memudahkan akses masyarakat setempat justru mangkrak dan tidak sesuai harapan masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya, Nawir Kalling, menyampaikan kekecewaannya terkait pengelolaan anggaran yang ada di kabupaten Gowa.
“Pembangunan infrastruktur adalah salah satu penunjang upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun sangat disayangkan jika proyek dengan nilai sebesar itu tidak dikerjakan sebagaimana mestinya”, ungkap Nawir Kamis, (31/08/2023) malam.
“Bahkan dari informasi yg kami dapatkan, bahwa warga setempat yang dipekerjakan masih ada yang belum menerima gaji. Oleh karena itu, sangat patut diduga ada penyelewengan dalam proyek tersebut dan kami akan pantau perkembangannya karena ini melibatkan masyarakat”, tambahnya.
“Penegak Hukum di Gowa, khususnya Kejari dan Polres saya tantang untuk mengusut tuntas hal ini, mulai dari kuasa pengguna anggaran dalam hal ini dinas PUPR dan penyedia jasa konstruksi dalam hal ini Cv jembatan kembar “, Tutup Mahasiswa Pascasarjana UNHAS ini.
(zys)













