Faktadelik.com, Enrekang – Pada hari Rabu, 15 Juli 2026, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Enrekang, Dr. Ir. Sulviah, S.T., M.M., memberikan materi mengenai pencegahan bullying dan kekerasan anak.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Ilmi SMA Negeri 2 Enrekang dan merupakan bagian dari acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ketiga.
Dr. Ir. Sulviah menekankan pentingnya edukasi di sekolah untuk mencegah bullying dan kekerasan terhadap anak. Dalam materinya, beliau menyampaikan beberapa poin penting:
– Pengertian Bullying: Menjelaskan apa itu bullying dan bentuk-bentuknya, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis.
– Dampak Bullying: Menguraikan dampak negatif dari bullying terhadap kesehatan mental dan perkembangan sosial anak.
– Peran Sekolah: Menekankan peran penting sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa.
– Keterlibatan Orang Tua: Mendorong keterlibatan orang tua dalam mendidik dan mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari perilaku bullying.
Dr. Ir. Sulviah juga memberikan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah dan orang tua:
1. Membangun Kesadaran: Meningkatkan kesadaran tentang isu bullying melalui seminar dan diskusi.
2. Pelatihan Guru: Menyediakan pelatihan bagi guru untuk mendeteksi tanda-tanda bullying dan menangani kasus secara efektif.
3. Pendekatan Kolaboratif: Mendorong kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua untuk menciptakan budaya anti-bullying.
4. Konseling: Menyediakan layanan konseling bagi siswa yang menjadi korban atau pelaku bullying.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mencegah bullying dan kekerasan anak.
Dengan dukungan dari Panitia Pelaksana MPLS dan seluruh elemen sekolah, SMA Negeri 2 Enrekang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif bagi semua siswa,ungkap Sukayono. (*)














