Ragam  

Kisah pilu, Lansia Di Garut Tinggal di Gubuk Dan Hanya Makan Singkong

Faktadelik.com – Kisah pilu kehidupan bah Aan (70) Lansia yang kehidupanya saat ini menjadi pusat perhatian bagi Warga di Desa. Pasal nya Bah Aan adalah Warga di Kp. Tanjung Rt. 03 Rw. 01 Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat ini mengaku tidak pernah mendapat kan bantuan apapun dari Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Desa Pasawahan.

Selain dari pada itu, Bah Aan ini juga tinggal sendiri di gubuk yang ukuran nya minim sekali bahkan kurang layak untuk di huni, meski begitu bah Aan mempertahan kan kehidupan nya saat ini dari belas kasihan para tetangganya, yang lebih menyayat lagi Bah Aan sering memakan singkong jika dalam keadaan perut lapar karena tak punya beras untuk di masak.

Berdasarkan fakta di lapangan yang di temukan para awak Media beserta warga di Desa Pasawahan cukup mencengangkan, pasal nya bah Aan tinggal di tanah milik temanya, ” tanah ini milik teman saya pak, apakah bisa pak di perbaiki dari bantuan Pemerintah “, ujar bah Aan, Saat ini sejumlah para awak Media akan memperjuangkan hak bah Aan sebagai warga Negara Indonesia yang di lindungi oleh UUD 45 dengan pasal 34 yang menyatakan bahwa fakir miskin di pelihara oleh Negara.

Meski begitu merujuk pada UUD 45 tentang Fakir miskin, para awak Media mengaku tak luput dari perlakuan intimidasi oleh sang oknum dari pihak lain karena dianggap sudah meresah kan ketika melakukan konfirmasi, ” ya saya sempat di masakan oleh seseorang ketika saya dan warga mempertanyakan bahwa ada warganya yang terlantar di Wilayah nya “, pungkas nya, dengan kata lain sejumlah Wartawan ini berupaya untuk melurus kan tentang warganya yang terlantar seperti Bah Aan, namun yang terjadi hanya intimidasi dengan mengerahkan masa yang tidak tau apa apa, dengan kejadian itu para awak media tak merisau kan hal tersebut dengan tekad kuat untuk memperjuangkan hak bah Aan.

( Ron. S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *