Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

KPPM Gelar Unras Peringati Hari HAM dan Hari Anti Korupsi Ini Tuntutannya

Faktadelik.Com-Memperingati Hari HAM dan Anti Korupsi, KPPM, lakukan aksi unjuk rasa di jln. Sultan Alauddin senin, (/11/12/2023)

Membentangkan spanduk yang bertuliskan Selamatkan HAM dan Budaya Korupsi, massa KPPM mengecam upaya pemerintah yang tidak bersungguh-sungguh untuk menyelesaikan HAM dan Korupsi dalam ruang negara.

Mujahidin selaku jendral lapangan menyampaikan, disela-selala riakan hak asasi manusia yg terus digelorakan oleh para pemimpin negara, ternyata pada faktanya justru memberikan ironi yg begitu pahit.

Ia menilai Seluruh langkah programatik atas nama HAM menjadi begitu absurd, sehingga pada perjalanan kebangsaan hanya melihat potret kesengsaraan yg dirasakan warga negara.

“Mandeknya kasus pelanggar HAM masa lalu, pemerintah bukannya memprioritaskan untuk menyelasaikan, malah pada kerja kekuasaan pemerintah justru semakin memperparah aktivitas pelanggaran HAM,” ujar Muja sapaan akrabnya.

“Masifnya perampasan ruang hidup, juga yg baru-baru ini perampasan lahan masyarakat rempang, sampai pada penggunaan kekuatan berlebih oleh aparat keamanan terhadap demonstran dan masyarakat sipil ini sudah jelas produk pelanggaram ham terbanyak justru dilakukan oleh negara”. tegas Muja menambahkan.

Lebih lanjut, Muja juga menyampaikan kekecewaan terkait dugaan pelanggaran HAM yg dilakukan oleh PT FIF grup makassar kepada salah satu debitu sehingga merenggang nyawa. Kata dia, seharusnya pihak OJK memberikan efek jera dengan mencabut izin usaha FIF bukan melindungi perusahan tersebut.

Tidak hanya itu, Ia juga menyampaikan kekecewaaan terhadap hakim tipikor makassar yg membebaskan terdakwa dugaan kasus korupsi UPPO dibulukumba, sehingga mereka tegaskan Komisi Yudisial harus mengawal kasus tersebut pada sampai proses putusan yg adil dan transparan.

Selang beberapa waktu melakukan aksi, unjuk rasa masa aksi yg kecewa dengan kerja kekuasaan berupaya untuk menutup paksa jalur dan menahan mobil kontainer untuk dijadikan panggung orasi.

Bentrokan pun tak terhindarkan oleh aparat kepolisian dengan masa aksi KPPM. Jendral lapangan Muja kembali menyampaikan bahwa pada momentum hari HAM ini harusnya aparat kepolisian lebih mengedepankan tindakan humanis untuk dalam penanganan unjuk rasa bukan memberikan tindakan kekerasan terhadap masa aksi.

Beberapa saat melakukan aksi unjuk rasa sebelum memasuki waktu mahgrib jendral lapangan memutuskan untuk bubar dan mengecam tindakan represif yg dilakukan oleh aparat kepolisian pada aksi mereka tersebut.

Adapun tuntutan kppm:
USUT TUNTAS PELANGGARAN HAM DI MASA LALU
2. HENTIKAN PERAMPASAN RUANG HIDUP
3. WUJUDKAN REFORMA AGRARIA
4. HENTIKAN REFPRESIFITAS APARAT TERHADAP
DEMONSTRAN
5. TUNTASKAN DUGAAN KASUS KORUPSI UPPO DI BULU KUMBA
6. MENDESAK OJK SEGERA MENCABUT IZIN USAHA PT FIF KARNA DI DUGA MELAKUKAN PELANGGARAN HAM TERHADAP DEBITUR
7. WUJUDKAN SUPREMASI HUKUM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *