Faktadelik.com, MAMASA – Penjabat Pj Bupati Mamasa DR. Zain mengunjungi Desa Mesakada pada hari Selasa (27/2/2024), untuk ikut memberikan bantuan beras kepada masyarakat di Kecamatan Tanduk kalua.
Pada kesempatan itu, DR. Zain menyapa semua warga yang tengah menunggu antrian penerimaan beras sembari bersalaman dari ujung ke ujung tanpa terkecuali pemerintah Kecamatan dan Desa.
Kepala Desa Mesakada, Demmanala turut berbahagia dan berterima kasih kepada Pj Bupati atas kehadirannya dalam menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat.
“Kami mewakili masyarakat Desa Mesakada berterima kasih kepada Pj Bupati, Sudi meluangkan waktunya untuk hadir di Desa kami,” kata Demmanala.
Demmanala melanjutkan, Desa kami 97% adalah pekebun dan petani. Hanya segelintir orang pegawai. Sebab itu kami mohon, seyogyanya bisa diperhatikan. Kami punya hasil alam unggulan, Nenas Madu. Saat panen Raya, bisa puluhan mobil truck berjejer terisi full
“Hanya saja, kami terkendala di pemasaran. Sehingga hasil pertanian tidak optimal. Kami berharap sinergitas dari pemerintah bahwa Nenas ini boleh diolah menjadi kripik, dodol dan sebagainya untuk menambah penghasilan,” tutup kepala Desa Mesa Kada.
Sementara itu, Kepala dinas Ketahanan pangan, Dorkas menyampaikan bantuan pangan pemerintah Pusat dalam bentuk beras 10 Kg akan terus berlanjut sampai bulan Juni. Jika memungkinkan, program ini akan terus dilanjutkan. Mulai dari bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei hingga Juni, sementara di Mamasa sudah berjalan tahap kedua di bulan Februari.
“Pemberian pangan di tahap pertama sudah selesai. Tahap kedua berjalan di bulan ini tgl 26 hingga sekarang di Desa Mesakada jumlah penerima 149 keluarga masing-masing 10 kg bera,” kata Dorkas.
“Selama penyaluran bantuan aparat pemerintah selalu mendampingi, khususnya pada pendataan. Sehingga seluruh bantuan pangan tepat sasaran, terima kasih kepada pemerintah Desa,” tambah Dorkas.
DR. Zain dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ini adalah bantuan cadangan pangan dari pemerintah pusat, sesuai kebijakan Presiden Republik Indonesia wajib kita syukuri. Begitupun Pemerintah Kabupaten Mamasa, seluruh kebijakannya itu Pro Rakyat.
“Bapak ibu, beras bukan satu-satunya sumber karbohidrat, ada jagung, kentang, ubi, pisang, dan lainnya. Ubah pola makan yang cukup karbohidrat, sebelum berangkat ke sekolah, sarapan itu penting untuk ana,” ujar Zain.
“Jadi, penuhi kebutuhan makanan anak, berikan dorongan untuk sekolah dan pelihara kesehatannya. Karena Presiden kita bukan hanya menyalurkan bantuan pangan, bantuan pendidikan dan kesehatan juga. Gunakanlah itu,” imbuhnya.
Mohon do’a kepada seluruh masyarakat, semoga pemerintah daerah bisa membawa Mamasa lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Zain menutup sambutannya.( Alan/ Rdf )













