Berita  

Mitra kerja BKKBN, H.Haruna Melakukan Sosialisasi Mengenai Stunting Dan Pendataan keluarga Bersama Masyarakat Bonto Duri Kec Tamalate,Kota Makassar

Faktadelik.Com, Makassar – H.Haruna MA,MBA Anggota DPR RI Komisi IX FPKB 
Melakukan kegiatan pada hari Sabru Tanggal 18 september 2022 bersama Mitra Kerja BKKBN Komunikasi Informasi dan Edukasi Program Percepatan Penurunan Stunting di Malini kecamatan tinggimoncong Kab Gowa

Dalam sambutannya Bapak H.Haruna mendorong percepatan penanganan stunting di daerah berjalan dengan baik. Dalam kegiatan ini menghimbau kepada BKKBN Propinsi serius dalam mendukung program pemerintah agar dimasa akan datang Makasssar bebas dari angka stunting.

BKKBN diharapkan mampu melakukan kegiatan diantaranya adalah turun langsung kelapangan dalam melihat kasus kasus yang terjadi dimasyarakat.diharapkan peran yang lebih dan Fokus oleh BKKBN dalam menajalankan program pemerintah.

Sementara itu, Kepala perwakilan BKKBN Sulawesi Ibu Andi Rita Mariani MPD mengatakan, angka stunting di tanah air masih tinggi yaitu diangka 27%. Sementara presiden Joko Widodo memerintahkan BKKBN sebagai lembaga yang ditugasi mengurus kependudukan dan Keluarga Berencana, diminta untuk menekan angka stunting di tanah air di angka 14%.

“Ini pesan presiden yang mesti kita capai tahun depan, yaitu 14%. Caranya ya salah satunya seperti ini, gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya stunting ini. Sebab ini menyangkut generasi penerus dan masa depan bangsa.

Kepala OPD KB Kab Gowa Bapak Sofuan Daud mangatakan, stunting dapat dicegah sejak dini dengan menjaga asupan gizi ibu hamil sejak usia kehamilan nol hingga seribu hari kehidupan.selain itu menjaga pola hidup sehat dan bersih sangatlah penting untuk menjaga tumbuh kembang anak .

Kegiatan ini di ikuti oleh banyak lapisan masyarakat.mulai dari remaja,pelajar, tokoh masyarakat,dan pemuda serata anggota DPAC PKB Kab Gowa, tokoh agama ,pemuda.
kegiatan ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan taraf kesehatan Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *