Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun Hingga Akhir Juni 2022

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik.Com, Jakarta – Hingga akhir Juni 2022, penerimaan pajak mencapai Rp868,3 triliun. Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 55,7 persen dengan capaian 58,5 persen dari target yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022.

“Harapannya ini akan konsisten hingga akhir tahun, walaupun ada beberapa catatan yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan, kita harus tetap waspada mengenai pergerakan harga komoditas dan juga perkembangan ekonomi dunia,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo, Selasa (02/08/2022).

Suryo menyampaikan, jika dirinci lebih lanjut menurut kelompok jenis pajak besar, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas berkontribusi sebesar 69,4 persen target yang didapat dengan jumlah Rp519,6 triliun. Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencatatkan penerimaan sebesar Rp300,9 triliun atau 47,1 persen dari target, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) & Pajak Lainnya tercatat sebesar Rp4,8 triliun atau 14,9 persen dari target, dan PPh Migas mencapai Rp43 triliun atau 66,6 persen dari target.

“Ada beberapa elemen yang berkontribusi pada capaian penerimaan sampai dengan semester I tahun 2022,” ujarnya.

Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik pada periode Januari hingga Juni 2022 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan tingkat permintaan yang terus membaik  (domestik dan luar negeri), basis yang rendah pada tahun 2021 akibat pemberian insentif, dan dampak dari implementasi Undang-Undang Harmoni Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Pada bulan Juni, kinerja pertumbuhan terutama ditopang oleh penerimaan Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang sangat tinggi pada bulan terakhir implementasinya.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa di semester dua nanti ke depan kami memperkirakan bahwa pertumbuhan masih cukup konsisten sejalan dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi. Maka tadi kami sampaikan di awal dan Ibu Menteri juga sudah sampaikan bahwa kita harus tetap waspada juga terhadap pertumbuhan dan situasi ekonomi dunia karena pengaruh ekonomi akan berdampak juga pada penerimaan perpajakan,” pungkasnya.

 (HUMAS KEMENKEU/UN)

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
syrco-bakker
Petualangan Epicurian 18 Menu Baru Syrco BASE
OSACP-P0026-Talk-Shop-Cloud-Table-Automatic-Check-In
Caption by Hyatt Namba Osaka, Hotel Artsy dan Dekat Dotonbori
IMG-20240625-WA0152
Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78, Kapolres Wajo Serahkan Sembako dan Sumur Bor ke Masyarakat
IMG-20240625-WA0145
ABM Tegaskan Tetap Berpasangan Dengan Rahmat di Pilkada Setelah Diberhentikan Sebagai Plt Ketua DPC Demokrat
IMG-20240625-WA0138
Demi Keselamatan Pelaku Penganiayaan Dari Amukan Massa, Polsek Kalumpang Membawa Pelaku Melalui Jalur Sungai Tarailu Menuju Polresta Mamuju
IMG-20240625-WA0109
Danrem 142/Tatag Hadiri Pelaksanaan Grand Launching Aplikasi Pelayanan Perizinan Penyelenggaraan Event
IMG-20240625-WA0108
Asah Kemampuan Prajurit, Korem 142/Tatag laksanakan Latihan Menembak
1719281244-picsay
BSSN: Gangguan Pusat Data Nasional Disebabkan Serangan Siber "Ransomware"
1719281649-picsay
Apa Itu Brain Cipher Ransomware yang Serang Pusat Data Nasional?
261246
Polri Akan Usut Dugaan Pidana dalam Serangan Ransomware Terhadap Pusat Data Nasional