News  

Reses Andi Yusri di Peneki, Warga Titip Harapan Besar untuk Perbaikan Infrastruktur dan Pertanian

FAKTADELIK.COM, WAJO – Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Andi Yusri, S.E., menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Kelurahan Peneki, Kecamatan Takkalalla, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang menjadi kebutuhan mendesak di wilayah Kecamatan Takkalalla.

Sejak sebelum acara dimulai, warga telah memadati lokasi reses yang digelar di kolong rumah panggung milik warga. Suasana sederhana itu justru menghadirkan kehangatan dan kedekatan antara masyarakat dengan wakil rakyatnya. Ratusan peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah kelurahan, unsur Kecamatan Takkalalla, kelompok tani, majelis taklim, pemuda, hingga kaum perempuan tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Reses berlangsung dalam suasana dialogis. Andi Yusri memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi. Satu demi satu warga berdiri menyampaikan aspirasi, sementara peserta lainnya menyimak dengan penuh perhatian. Beberapa kali tepuk tangan terdengar sebagai bentuk dukungan atas usulan-usulan yang dinilai menjadi kebutuhan bersama.

Beragam persoalan mengemuka dalam dialog tersebut. Warga berharap adanya perhatian serius terhadap perbaikan jalan penghubung Peneki–Bocco yang kondisinya rusak berat, perbaikan Jalan Lanaha di Kelurahan Peneki, pembangunan jembatan, serta penanganan darurat jalan berlubang yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengguna jalan.

Di sektor pertanian, masyarakat mengusulkan pembangunan jaringan irigasi untuk sawah tadah hujan, percepatan distribusi bibit padi agar sesuai jadwal tanam, penambahan tiang listrik untuk mendukung Program Listrik Masuk Sawah (LISA), penggantian trafo yang rusak agar tegangan listrik kembali normal, hingga pengadaan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang masih gelap.

Aspirasi juga datang dari sektor pendidikan dan sosial. Warga meminta perbaikan plafon SD Negeri 115 Leworeng yang dinilai sudah membahayakan keselamatan siswa, percepatan realisasi program bedah rumah bagi masyarakat yang telah diusulkan, serta bantuan seragam untuk Majelis Taklim Nurun Nisa sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pembinaan keagamaan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Yusri menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Wajo. Politisi PPP menyebut reses bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi sarana untuk mendengar langsung suara masyarakat sehingga program pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan warga.

“Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan kawal sesuai kewenangan yang ada. Mana yang menjadi kewenangan kabupaten akan kami perjuangkan melalui pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah. Sementara yang menjadi kewenangan provinsi maupun pusat akan kami komunikasikan kepada pihak terkait. Aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus kami perjuangkan,” ujar Andi Yusri.(Humas DPRD Wajo)

HARDIWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *