Ragam  

Ridiwan, Derita Anak Cacat Di Pelosok Manggarai Timur

Faktadelik.Com, Manggarai Timur Sambirampas –  Namanya Ridiwan, Kelahiran tahun 2010, Kampung Parepa , Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ( NTT). Ia Ridiwan di duga mengalami sakit cacat kelainan Syaraf.

Diketahui Ridiwan adalah anak kedua, dan merupakan anak terlahir dari pasangan suami istri ibu Farida, ( 40), dan Umar Sase, ( 40) yang kini berdomisili di Tompong , Look Leson , RT 13,/RW 006.

Di kediamannya, Look Leson ibu dari Ridiwan, Farida kepada Faktadelik.Com menuturkan beberapa kisah tentang sakit yang di derita anaknya.

Kala itu, pada tahun 2010 di awal bulan Januari Farida mulai mengandung seorang anak. Di sekitar umur ke 9 bulan dalam kandungan, tepat tanggal (11/08) Ridiwan di lahirkan. Di saat itu pada kelahiran beberapa bulan pertama kelihatan normal seperti anak pada kebiasaan nya.

Farida menuturkan di usia kelahirannya tidak muncul pertanda sakit, namun sejak mulai usia merangkak mulai terlihat tidak lagi merangkak secarah normal seperti anak pada umumnya.
” Di sekitar umur 1 tahun, anak saya tidak merangkak degan baik. Kalau sedikit merangkak langsung jatu. Terus tanda bicara pun tidak kelihatan”, Tuturnya, Sabtu 16 Desember, 2023

Selanjutnya, kata Farida di umur yang bertambah ke usia 5 tahun, Ridiwan sudah bisa berdiri, dan berjalan walau tidak begitu normal.

” Di kaki bagian kiri anak saya tidak begitu kuat, beda degan yang bagian kanan. Kalau berdiri, ataupun jalan ia cepat lelah, dan kadang terjatuh. Sekarang pun di usia yang ke 13 pun mengalami hal yang sama. Kalau pun berjalan, dan berdiri hanya bisa degan beberapa jam saja, “Tutur Farida sedih.

Sementara itu, kehidupan Ridiwan sehari harinya tidak terlepas dari kontrol orang tua, serta Tika saudari pertamanya yang kini masih mengeyam pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta AlQalam , Tompong,( MAS) dan juga perhatian dari nenek nya.

” Sehari-hari , kita tidak bisa konsentrasi kerja degan normal. Kadang ia cari saudarinya , cari bapaknya dan tanya terus gerobak kayu untuk berpergian ke rumah neneknya,” Ungkap Farida.

Sedangkan di sisi lain, Umar, ayah Ridiwan yang berprofesi sebagai petani, dan juga nelayan di ketahui pernah mengantar anaknya untuk konsultasi ke Dokter.
” Saya , dan istri hanya bisa sekedar konsultasi sakit Ridiwan ke Dokter, karena kalau berharap tentang ekonomi, kami hanya hidup pas-pasan saja. Kalau di bilang hanya untuk bisa mencukupi makan, dan minum, serta sekolah anak perempuannya di MAS . Di sana saat konsultasi, dokter menyarankan agar mengurus BPJS Kesehatan Mandiri, Karena kemungkinan sakit yang di derita gejala syaraf kata Dokter “, Ungkap Umar, Sabtu 16 Desember 2023

Adapun selain cerita bersama dokter , Umar pun selalu di beritahu oleh orang pintar, ( Dukun kampung) bahwa anak nya telah mendapat hantaman angin jahat saat dalam kandungan ibu nya, oleh orang yang berersekutu degan iblis.

” Kita sering bawah ke dukun, karena di bilang kena angin jahat. Adapun juga terpaksa karena panik. Karena kadang anak Ridiwan datang sakitnya biasa jatuh pingsang degan waktu yang begitu lama. Namun hati, dan batin kami , saat pulang ke rumah hanya penuh harap dengan doa kepada Allah Subhana Wa ta’ala. Semoga degan anugerah nya bisa memberi rejeki agar kami bisa mengurus anak kami secarah medis”, Tutur Umar

Berdasarkan pantauan media , kini Ridwan dalam aktifitas seharinya untuk berpergian menggunakan gerobak penimbah air yang juga menjadi alat transportasi bagi nya.

“bagi bapak, dan Ibu yang mungkin berbelas kasih untuk bersedekah degan membantu meringankan beban anak Ridiwan agar bisa sehat secarah medis, ataupun mendapat kursi roda , bisa langsung hubungi nomor Hanphone Umar; 087 774 983 927 , dan 082 144 744 606, serta bisa melalui pemerintah RT/RW setempat, bagi amal baik bapak, dan ibu di ucapkan terima kasih”. (Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *