Faktadelik.com, Bekasi Utara – Meningkatnya kasus kenakalan anak di wilayah Bekasi dalam beberapa tahun terakhir mendorong TPA Muhammad Al Fatih menggelar kegiatan Sosialisasi Kenakalan Anak pada Jumat, 14 November 2025. Acara yang diadakan di Villa Indah Pulo Timaha, Babelan, Bekasi Utara ini dikemas menarik dan ramah anak dengan menghadirkan Pendongeng Anak Nasional, Kak Harris.
Fenomena kenakalan anak seperti merokok di usia dini, tawuran yang melibatkan anak sekolah dasar, hingga maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius berbagai pihak, terutama lembaga pendidikan yang membina anak-anak usia dini.
“Kami merasa perlu melakukan langkah pencegahan yang lebih serius dan terarah,” ujar Aulia, guru TPA Muhammad Al Fatih sekaligus pengundang utama dalam kegiatan ini.
Kak Harris Rizki, pendongeng berpengalaman yang telah melakukan roadshow edukasi ke berbagai kota besar di Indonesia, memberikan warna berbeda pada sosialisasi ini. Dengan metode dongeng interaktif, ekspresi kuat, dan gaya komunikasi yang dekat dengan dunia anak-anak, pesan moral tentang bahaya kenakalan disampaikan dengan cara yang menyenangkan namun tetap membekas.
“Anak-anak tampak sangat antusias dan bersemangat selama acara berlangsung,” ungkap Aulia.
Melalui boneka lucu bernama Ayis, Kak Harris menyampaikan berbagai pertanyaan yang sering dialami anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, seperti ajakan merokok dari teman, tawaran ke tempat sepi, hingga reaksi yang benar ketika ada orang yang menyentuh tubuh tanpa izin. Pertanyaan-pertanyaan sederhana itu dijawab dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga anak-anak benar-benar memahami pesan yang disampaikan.
Aulia menjelaskan bahwa pihaknya merasa bertanggung jawab untuk memberikan edukasi yang tepat kepada anak-anak sejak dini. Ia juga mengungkapkan rasa bahagia karena dapat mendatangkan Kak Harris yang dianggap mampu menyampaikan pesan moral dengan cara yang menarik.
Setelah acara, Ayis menjadi pusat perhatian anak-anak yang berebut memeluk, menyentuh, hingga meminta foto bersama. Suasana TPA berubah menjadi riuh namun penuh kegembiraan.
Inti acara ini tetap menekankan pesan moral yang kuat, mengajak anak-anak memahami bahaya merokok, dampak buruk tawuran, pentingnya memilih teman yang baik, serta cara mengenali dan menolak tindakan pelecehan seksual.
Acara sosialisasi ini menjadi bukti bahwa pendekatan edukasi yang tepat dapat menghasilkan dampak signifikan bagi perkembangan karakter anak. TPA Muhammad Al Fatih berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara rutin, tidak hanya di lembaga mereka tetapi juga di sekolah atau TPA lain di Bekasi dan sekitarnya.
Para orang tua yang hadir menyampaikan bahwa anak-anak pulang dengan membawa cerita baru yang penuh nilai, bahkan beberapa dari mereka langsung mengulang pesan yang diajarkan Kak Harris di rumah.
Dengan meningkatnya berbagai bentuk kenakalan anak di Bekasi, langkah-langkah preventif seperti sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi benteng awal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.













