Faktadelik.com, Makassar – Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK) menilai beberapa proyek infrastruktur di Kota Palopo Tahun Anggaran 2024 kembali terancam mangkrak.
Tidak adanya realisasi pembayaran termin oleh Pemerintah Kota Palopo dapat menjadi pemicu pekerjaan rekanan mangkrak.
Saat dikonfirmasi via telpon Kepala Badan DPPKAD Kota Palopo, Raodah, mengatakan, sudah 7 hari ada gangguan dengan jaringan.
“Pada hari Minggu (13/10/2024), jaringan sudah bisa terpakai, tetapi Kepala DPPKAD tidak berada di tempat. Diperkirakan selama seminggu. Kami duga ini alasan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palopo dilingkup DPPKAD untuk tidak bisa membuatkan penagihan, baik anggaran APBD maupun DAK,” kata Dian Resky Sevianti, Ketua Divisi Monitoring dan Evaluasi L-KONTAK, Senin, 14/10/2024.
Dian Resky menjelaskan, Pemerintah Kota Palopo harus segera mengambil sikap tegas, sebab sudah ada biaya yang dikeluarkan oleh pihak rekanan yang nantinya dapat berimbas pada mangkraknya kegiatan akibat belum adanya pencairan anggaran.
“Jika tidak ada anggarannya, kenapa tetap dilaksanakan? Tahun sebelumnya saja kan masih banyak belum dibayarkan dengan alasan tidak ada anggaran, muncul lagi persoalan yang sama. Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH), kasihan rekanan,” tegasnya.
Dian Resky membeberkan beberapa kasus pembayaran yang belum terealisasi tahun sebelumnya.
“Kalau tidak ada uang, tidak usah ada proyek? Utang sebelumnya masih banyak, Pemerintah Kota Palopo jangan tambah beban masyarakat lagi, kasihan pihak rekanan,” ungkapnya. (*)













