POLMAN,FAKTADELIK – Sebagai tanda kebahagiaan dan rasa terima kasih atas terwujudnya impian untuk memiliki akses jembatan penyeberangan, warga Desa Ongko menggelar acara syukuran bersama Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 116 Kodim 1402/Polman pada Jumat (02/06/2023). Acara syukuran tersebut diadakan di atas jembatan berukuran 14 x 4 meter yang menghubungkan antara Dusun Limboro dan Dusun Beru-Beru, dan dihadiri oleh ratusan warga serta anggota Satgas TMMD dari TNI dan Polri.
Pembangunan jembatan ini memiliki makna sejarah bagi Desa Ongko, karena merupakan jembatan pertama yang dibangun di desa tersebut. Sekretaris Desa Ongko, Basri, mengungkapkan bahwa acara syukuran yang diadakan oleh warga di atas jembatan ini merupakan bentuk ungkapan kesyukuran masyarakat Desa Ongko. Masyarakat Desa Ongko telah lama bermimpi memiliki jembatan ini, dan impian tersebut akhirnya terwujud berkat kerja keras Satgas TMMD 116 Kodim 1402/Polman.
“Sejak berdirinya Desa Ongko, ini adalah jembatan pertama yang dibangun di desa ini,” ujar Basri dengan bangga.
Sebelumnya, ketika air sungai meluap, warga Desa Ongko menghadapi kesulitan dalam menyeberangi sungai tersebut, baik bagi para pelajar maupun warga yang ingin mengangkut hasil perkebunan. Dengan adanya jembatan ini, kebahagiaan dan rasa syukur meliputi warga Desa Ongko, karena impian mereka selama ini akhirnya menjadi kenyataan.
“Suatu kebahagiaan dan rasa syukur bagi kami warga Desa ongko sudah memiliki jembatan yang selama ini kami impikan,” ujar Basri dengan senyum yang menghiasi wajahnya.
Komandan SSK TMMD, Kapten Inf Subarkah, menyatakan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD Ke-116 telah selesai 100 persen, termasuk jembatan ini. “Semua kegiatan fisik TMMD Ke-116 di Desa Ongko ini telah selesai 100 persen, termasuk sasaran non fisik juga sudah dilaksanakan,” ungkapnya.
Kapten Subarkah juga menjelaskan bahwa acara syukuran yang diadakan oleh warga di atas jembatan ini adalah murni inisiatif dari masyarakat Desa Ongko yang merasa bersyukur atas keberadaan jembatan baru tersebut. “Warga dengan antusias membawa berbagai macam makanan ke jembatan untuk dinikmati bersama anggota Satgas TMMD,” tambahnya.
Selain itu, Kapten Subarkah juga meminta kepada warga agar bersabar dan tidak melintasi jembatan dengan kendaraan roda empat sampai jembatan benar-benar kering. Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh sasaran fisik yang telah dibangun, termasuk jembatan yang telah menjadi impian masyarakat, agar masa pakainya bisa lebih lama. (Laporan Bas)













