Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Buka Kongres Nasional ke-32 PMKRI, Presiden Pastikan IKN Pindah Sesuai Rencana

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik.Com, Samarinda – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan undang-undang. Menurut Presiden, pemindahan ibu kota negara merupakan gagasan lama dari sejumlah pemimpin Indonesia terdahulu yang belum direalisasikan hingga saat ini.

“Ini adalah sebuah mimpi lama, gagasan lama yang belum dieksekusi, dan sekarang telah kita eksekusi dan ada back up undang-undangnya yaitu Undang-Undang Ibu Kota Negara,” ujar Presiden dalam sambutannya saat membuka secara resmi Kongres Nasional XXXII dan Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota XXXI Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang digelar di Samarinda Convention Hall, Kota Samarinda, Rabu (22/06/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memaparkan sejumlah alasan mengenai pentingnya pemindahan ibu kota negara. Salah satunya adalah pemerataan ekonomi yang ingin diwujudkan di seluruh penjuru tanah air dan tidak terpusat di satu pulau yang ada di Indonesia.

“Yang paling penting memang kita ingin Indonesiasentris bukan Jawasentris. Kita garis dari barat ke timur, dari utara ke selatan, ketemu di paling tengah itu yaitu Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap Presiden.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa perpindahan ibu kota tidak hanya melakukan pemindahan secara fisik sejumlah infrastruktur yang ada di Jakarta. Menurut Presiden, perubahan pola pikir, birokrasi, dan cara kerja baru yang menggunakan teknologi akan menjadi prioritas pemerintah di IKN.

“Di sini lah akan kita mulai future economy, green economy, future technology, future knowledge semuanya memang ingin kita lakukan di sini. Rumah sakit ya rumah sakit internasional, universitas ya universitas yang kelasnya betul-betul internasional dan kita harapkan ini juga bisa membuka yang namanya future job dan future skill,” ucap Presiden.

Presiden pun berharap IKN dapat menjadi magnet bagi talenta-talenta dalam negeri maupun luar negeri. Presiden mengatakan bahwa nantinya IKN akan memiliki desain dan fasilitas yang mendukung konsep ten minutes city, 70 persen area hijau, 80 persen transportasi publik ramah lingkungan, hingga penggunaan energi hijau.

“Ini desain-desain kota masa depan yang saya kira ini adalah miliknya anak-anak muda,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan Ketua Presidium PMKRI Benidiktus Papa. (BPMI SETPRES/UN)

Sumber ( https://setkab.go.id )

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
IMG-20240615-WA0073
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Mengultimatum Prajurit Yang Masih Bermain Judi Online
str
Pengurusan STR Named dan Nakes tidak Dipungut Biaya
IMG-20240615-WA0069
Eks Pemain PSM Makassar, Syamsuddin Batola dan Ardan Aras Menikmati Waktu Santai di Sandeq Rock Polewali
IMG-20240615-WA0067
Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sulbar Polres Polman Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-78
IMG-20240615-WA0066
Kapolres Mamuju Tengah Memimpin Penanaman 100 Bibit Pohon Sukun di Wilayah Rawan Tanah Longsor untuk Peringati HUT Bhayangkara ke-78
IMG-20240615-WA0065
Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Kapolresta Mamuju Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Secara Serentak Jajaran Polda Sulbar
IMG-20240615-WA0064
Satuan Lalu Lintas Polres Mamasa Laksanakan Patroli Jalan Kaki
IMG-20240615-WA0062
Personel Polsek Sumarorong Cepat Tanggap Monitoring Kejadian Bencana Alam Tanah Longsor di Messawa
IMG-20240615-WA0061
Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78 Polres Mamasa Laksanakan Penanaman Pohon Bersama
IMG-20240615-WA0038
DR. H Ferryandi : Sempena Milad Inhil ke 59,Membawa Warna Baru Bagi Masyarakat Inhil,"KEDEPAN PERLU STABILITAS HARGA KELAPA