Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Cegah Radikalisme, Densus 88 Bina Khatib di Sumenep

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik. Com, Sumenep – Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan pembinaan kepada khatib di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pembinaan dilakukan sebagai upaya mencegah radikalisme di kalangan masyarakat.

“Para khatib menjadi sasaran dalam berupaya mencegah penyebaran paham radikal, karena mereka peran sentral dalam menyampaikan pesan dan narasi agama yang damai, dan menyejukkan umat,” kata Kanit Subdit Kontra Radikal Densus 88 Antiteror Mabes Polri AKBP Moh Dofir di lantai 2 ruang rapat Graha Arya Wiraraja, Pemkab Sumenep, seperti dikutip Senin (30/5/2022).

Total 75 katib dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep mengikuti pembinaan hasil kerja sama antara Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, dan sejumlah organisasi keagamaan.

Menurut Dofir, pembinaan intoleransi dan pencegahan paham radikal penting dilakukan. Ceritanya memecah pertemuan dan persatuan bangsa apabila dibiarkan.

“Sikap intoleran timbul, akibat rendahnya pengetahuan keagamaan, cenderung tertutup dalam pergaulan, dan terlalu norma agama tanpa melibatkan norma sosial, sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

“Sedangkan radikalisme merupakan paham yang dianut oleh seorang atau sekelompok yang menginginkan adanya perubahan di bidang sosial maupun di bidang politik dengan menggunakan cara kekerasan,” sambung Dofir.

Lebih lanjut, Dofir menyebut penyebaran paham radikal mulai memanfaatkan banyak media. Seperti media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan media sosial lainnya.

“Karena itu, pada kegiatan pembinaan kali ini, para katib kami memahami bagaimana bisa mewujudkan iklim yang menyejukkan melalui narasi pesan agama saat menyampaikan ceramah kepada umat,” kata Dofir.

“Karena itu, kami perlu bersinergi dengan semua pihak untuk menangkap paham radikal dan intoleran ini dengan cara bekerja sama dengan tokoh agama dan instansi terkait untuk menumbuhkan Islam yang damai dan cinta Tanah Air,” sambungnya.

Pembinaan yang dihadiri Ketua Aswaja Center PWNU Jatim KH Ma’ruf Khozin, mantan napiter Ustaz Mukhtar, dan mantan Bupati Sumenep KH A Busyro Karim serta Forkopimda Sumenep. Adapun kegiatan ini merupakan yang kelima setelah di Kabupaten Pamekasan, Bangkalan, Palu, dan Poso.

Sumber ( Humas Polri )

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
IMG-20240625-WA0138
Demi Keselamatan Pelaku Penganiayaan Dari Amukan Massa, Polsek Kalumpang Membawa Pelaku Melalui Jalur Sungai Tarailu Menuju Polresta Mamuju
IMG-20240625-WA0109
Danrem 142/Tatag Hadiri Pelaksanaan Grand Launching Aplikasi Pelayanan Perizinan Penyelenggaraan Event
IMG-20240625-WA0108
Asah Kemampuan Prajurit, Korem 142/Tatag laksanakan Latihan Menembak
1719281244-picsay
BSSN: Gangguan Pusat Data Nasional Disebabkan Serangan Siber "Ransomware"
1719281649-picsay
Apa Itu Brain Cipher Ransomware yang Serang Pusat Data Nasional?
261246
Polri Akan Usut Dugaan Pidana dalam Serangan Ransomware Terhadap Pusat Data Nasional
IMG-20240625-WA0107
Dugaan Mark-Up Proyek Pemeliharaan Berkala Longstorage BBWSPJ
IMG-20240625-WA0217
Kapolri Pimpin Pelepasan 315.718 Paket Sembako Sambut Hari Bhayangkara ke-78
WhatsApp Image 2024-06-25 at 14.33
Puncak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, Polresta Mamuju Ikuti Kegiatan Baksos Dan Bansos Secara Serentak Seluruh Indonesia
WhatsApp Image 2024-06-25 at 14.31
Wujud Sinergitas, Kasrem 142/Tatag Hadiri Penutupan Turnamen Kapolda Cup dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78