FAKTADELIK.COM, GOWA – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara, H. Amirullah Abbas, kembali memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di kampung kelahirannya, Dusun Mannyoi, Desa Tamannyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Suslel.
Melalui sambungan telepon singkat, H. Amirullah Abbas mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana Maulid Nabi yang sarat dengan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Belakangan ini ada yang terasa berbeda setiap kali Rabiul Awal tiba. Perayaan semakin meriah dengan panggung dan berbagai kemasan modern, tetapi kita jangan sampai kehilangan ruh Maulid yang sesungguhnya,” ujarnya.
Menurutnya, dahulu seluruh masyarakat Mannyoi bergotong royong berminggu-minggu mempersiapkan Maulid. Ibu-ibu memasak hidangan tradisional seperti kaddo minyak, songkolo, ikan kambu, tumpi-tumpi, hingga menghias telur maulid, sementara kaum pria bersama-sama membersihkan masjid tanpa membedakan status sosial.
Ia menilai, Maulid seharusnya menjadi tuntunan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, bukan sekadar seremonial atau ajang menunjukkan kemewahan.
Sebagai bentuk komitmen menghidupkan kembali tradisi tersebut, selama tiga tahun terakhir H. Amirullah Abbas merayakan maulid Nabi dikampung halaman dengan konsisten dan untuk tahun ini membagikan sekitar 200 bakul Maulid kepada keluarga dan masyarakat Mannyoi. Tahun ini pembagian dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Masjid Al Hijrah Mannyoi. Ungkapnya melalui sambungan seluler
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Barombong, Camat Barombong, Kapolsek Barombong, Babinsa, Penjabat Kepala Desa Tamannyeleng, Sekretaris Desa Tamannyeleng, serta tokoh masyarakat Mannyoi.
“Maulid adalah warisan budaya dan syiar Islam yang harus terus dijaga. Mari kita hidupkan kembali gotong royong, silaturahmi, dan pembacaan sirah Nabi agar generasi muda mengenal teladan hidup yang sebenarnya,” tutup H. Amirullah Abbas.
(HARDIWAN)













