Faktadelik.com, Enrekang – Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 4 Enrekang. Ketua Komisi Pemilihan OSIS (KPO), Siti Nurjanah, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan pemilihan ini telah dimulai dengan pendaftaran calon, pencabutan nomor urut pasangan calon (paslon), pemaparan visi dan misi, debat kandidat, serta kampanye terbuka. Hari ini menandai puncak dari seluruh proses pemilihan, Jumat, 18 Oktober 2024.
Dalam wawancara bersama pembina OSIS, Ibu Fitriani, S.Pd, dijelaskan bahwa pemilihan berlangsung di tiga tempat pemungutan suara (TPS): TPS 1 di Kelas XI.3 dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 218 orang, TPS 2 di Kelas XII.2 dengan DPT sebanyak 216 orang, dan TPS 3 di Aula SMAN 4 Enrekang dengan DPT sebanyak 275 orang. Tahun ini, terdapat empat pasangan calon yang berkompetisi: nomor urut 1 Muhajirin dan Nurlia Ramadhani, nomor urut 2 Dede Prawira dan Nurfajrina, nomor urut 3 Rasya Farras dan Mutiara, serta nomor urut 4 Alif dan Adelia Burhan.
Pemilihan berlangsung lancar di ketiga TPS, dan hasil perhitungan suara menunjukkan pasangan nomor urut 1, Muhajirin dan Nurlia Ramadhani, meraih suara terbanyak di semua TPS, sehingga dinyatakan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih.
Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Salman, SE., M.Si, menyampaikan bahwa pemilihan kali ini luar biasa karena perbedaan suara antara keempat kandidat sangat tipis. Ia berharap ketua dan wakil ketua terpilih dapat membawa OSIS menuju kemajuan yang lebih hebat.
Kepala Sekolah, Drs. Makhmud, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perhelatan akbar tahunan ini, di mana seluruh murid dan guru turut berpartisipasi dalam memberikan hak suaranya. Ia berharap ketua terpilih dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan melanjutkan prestasi yang telah dicapai oleh ketua-ketua OSIS sebelumnya.
Ketua OSIS terpilih berjanji akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan mengajak seluruh siswa serta guru untuk mendukung setiap langkah pengurus dalam mencapai visi dan misi yang telah disusun.
Semoga tahun ini, OSIS SMAN 4 Enrekang mampu menyusun program kerja unggulan yang dapat membawa kemajuan bagi organisasi dan sekolah. (*)













