Faktadelik.com, Luwu – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi menyampaikan paparan mengenai pembangunan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu pada kegiatan Ekspose Manajemen Talenta, di Toraja Room, Lobby Utama Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (26/8/2026).
Dalam paparannya, Muhammad Rudi menjelaskan pelaksanaan Manajemen Talenta ASN di Kabupaten Luwu, mulai dari kondisi data ASN, proses akuisisi dan pemetaan talenta, hingga perencanaan suksesor dan pengembangan talenta.
Ia menyampaikan, pembangunan Manajemen Talenta bukan sekadar pemenuhan amanat regulasi, tetapi menjadi bagian dari transformasi pengelolaan ASN agar lebih profesional, objektif, transparan dan berbasis sistem merit.
Penerapan Manajemen Talenta juga diarahkan untuk mendukung visi Kabupaten Luwu, yakni “Luwu Unggul, Berkarakter dan Berbasis Agribisnis”, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkarakter, inovatif dan adaptif.
“Melalui Manajemen Talenta, proses promosi, mutasi, pengembangan karier hingga penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan potensi, bukan semata berdasarkan senioritas,” ujar Muhammad Rudi dalam paparannya.
Dari sisi data kepegawaian, disampaikan bahwa jumlah ASN Kabupaten Luwu pada 2025 sebanyak 9.920 orang, terdiri dari 4.718 PNS, 1.840 PPPK penuh waktu dan 3.362 PPPK paruh waktu. Sementara itu, per 14 Agustus 2026, sebanyak 6.563 ASN PNS dan PPPK penuh waktu telah berhasil disinkronisasikan dengan aplikasi Simata.
Dalam proses akuisisi talenta, Pemerintah Kabupaten Luwu juga telah memetakan kebutuhan jabatan, termasuk jabatan yang saat ini kosong maupun yang diproyeksikan kosong akibat memasuki masa pensiun.
Muhammad Rudi menjelaskan bahwa kondisi pemetaan talenta yang belum sepenuhnya menunjukkan posisi ideal pada sejumlah jabatan lebih banyak dipengaruhi oleh belum lengkapnya data potensi, pengembangan kompetensi dan penghargaan yang terakomodir dalam aplikasi Simata.
Untuk memperkuat pemetaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu merencanakan pelaksanaan profiling ASN pada Oktober 2026, termasuk bagi JPT, sekaligus memperkuat sistem penghargaan bagi ASN berprestasi. Peremajaan data ASN melalui aplikasi MyASN juga terus didorong agar data pengembangan kompetensi dapat diperbarui.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan simulasi aplikasi Simata yang diperagakan oleh admin Simata Pemerintah Kabupaten Luwu.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah panelis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier BKN Samsul Hidayat, Direktur Jabatan Fungsional Manajemen ASN BKN Sri Gantini, serta Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi.
Muhammad Rudi dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu, Muhammad Arsyad, dan Kepala Bidang Mutasi dan Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Luwu, Prima Agung Palupi.













