Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Berita  

Unras Peringati May Day,Ratusan Massa Mengatasnamakan Fredom Desak Pemerintah Naikkan Upah Buruh

Faktadelik.Com-Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Federasi Rakyat Demokrasi Makassar ( FREDOM ) melakukan unjuk rasa di pertigaan Pettarani Alauddin Makassar. Rabu, 1/5 2024.

Massa aksi membentangkan kain hitam yang mengarah ke jalan A.P.Pettarani Makassar dengan bertuliskan “Pemerintah gagal,Negara Hancur.”

Massa juga membakar puluhan ban bekas dan menahan mobil kontainer untuk dijadikan panggung orasi. Sehingga ruas jalan dari arah Jln. Sultan Alauddin, Jln. Andi Pangeran Pettarani dan ruas jalan dari arah pasar Pa’baeng-baeng Makassar lumpuh total.

Impi Puto Sambu, selaku jendral lapangan saat menyampaikan orasi menuturkan bahwa  unjuk rasa FREDOM tersebut adalah merupakan sikap memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional 2024 di kota Makassar.

“Aksi yang dilakukan hari ini adalah sebagai bentuk sikap kami dalam memperingati May Day. Tuntutan yang kami layangkan adalah naikkan upah buruh, cabut UU Cipta kerja Omnibuslaw,wujudkan pendidikan gratis serta batasi pekerja asing masuk indonesia,” tegas Impi.

Selain itu, Ia juga meminta kepada pemerintah untuk berikan sanksi tegas terhadap perusahaan nakal di kota Makassar serta meminta kapolri untuk mencopot kapolda Sulsel dan kapolrestabes Makassar.

Terpisah,Wakil jenderal lapangan, Asmul juga sampaikan bahwa penyatuan organisasi gerakan atas nama FREDOM ini adalah warna baru di kota Makassar,sebab beberapa tahun belakangan penyatuan organisasi dapat dikatakan tidak ada lagi.

Selain Asmul,beberapa orator dari FREDOM itu juga menuturkan bahwa penyatuan yang hadir hari ini dikerjakan dalam waktu kurang lebih 1 (satu) bulan, hingga akhirnya ada 25 organisasi gerakan yang menyatakan siap untuk bangun persatuan.

Disampaikan juga oleh Allang,kordinator mimbar unras tersebut bahwa penyatuan organisasi ini sebagai bukti kalau Makassar sampai kini masih tetap menjadi kota demonstran. Pihaknya pun saat ini terus berkomitmen dan  menyebarluaskan hastag #Makassar kota demonstran di sosial media.

Beberapa saat unjuk rasa berlangsung,terlihat pihak kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi bersitegang dengan massa aksi,sebab adanya upaya pembakaran ban bekas dari pihak massa aksi yang dinilai mengganggu pengendara lain.

Insiden itu tidak berlansung lama. Kata Impi Jendral lapangan, hal tersebut hanyalah miskomunikasi dan saat itu juga dapat di lerai olehnya beserta beberapa massa aksi yang lain.

Menghampiri Pukul 18:00 Wita,Impi yang didampingi oleh Asmul membacakan pernyataan sikapnya untuk mengakhiri unjuk rasa. Ia mempertegas bahwa FREDOM akan kembali melakukan unjuk rasa tanggal 2 Mei besok, dalam hal memperingati Hari Pendidikan Nssional.

“Tanggal 02 Mei adalah hari pendidikan, kami secara sikap FREDOM akan kembali melakukan unjuk rasa dengan massa yang lebih banyak lagi dari hari ini,” Tutup dia.

*(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *