Faktadelik.com, Polman – Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris, menghadiri acara Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka merayakan peringatan 19 tahun berdirinya Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan yang diadakan di Masjid Nuruttaubah Imam Lapeo, Kabupaten Polewali Mandar ini mengusung tema “Merajut Harapan Mengkokohkan Komitmen Perjuangan Menuai Benua Mala’bi’ Anna’ Ma’barakka’.”
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, Anggota DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim, serta beberapa pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat seperti Prof. Rahmad Hasanuddin, Syahrir Hamdani, Naharuddin, Camat, Kepala Sekolah, dan tamu undangan lainnya.
Muhammad Idris menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Menurutnya, acara ini merupakan wujud komitmen bersama untuk kembali merefleksikan tujuan terbentuknya Provinsi Sulbar.
“Komitmen kita untuk membentuk provinsi apa? Kita tidak mau lagi menjadi daerah yang tertinggal jauh. Daerah kita masih sangat terbelakang dilihat dari pola pikir, tingkat kemiskinan ekstrem kita di Sulbar masih cukup tinggi,” ujar Idris.
Selain itu, Idris juga menekankan pentingnya meningkatkan derajat Provinsi Sulawesi Barat di tingkat nasional. “Kita masih tertinggal dari sisi SDM, baik tingkat pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Oleh karena itu, kita harus keluar dari permasalahan ini,” tambahnya.
Idris berharap agar semua pihak dapat bersatu dan berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita pembentukan Provinsi Sulbar. Dalam usianya yang ke-19 tahun, Sulawesi Barat diharapkan dapat mengokohkan komitmen bersama setelah terpisah dari Sulawesi Selatan.
“Untuk apa? Untuk membangun kemandirian daerah ini. Saya minta kepada semua untuk berkomitmen agar provinsi yang telah diberikan kepada kita dapat bertransformasi, menuju arah yang lebih baik,” tutup Idris.(Rls/Bas)













